Semangat Belajar Warga Binaan Lapas Bontang Buktikan Tembok Penjara Tak Memenjarakan Mimpi
Wartanesia – Di balik tembok yang membatasi, semangat untuk meraih masa depan tidak pernah berhenti. Meski untuk sementara waktu kehilangan kebebasan, setiap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tetap memiliki hak untuk memperoleh pendidikan dan kesempatan untuk menggapai cita-cita.
Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi hak pendidikan bagi Warga Binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang terus memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Sekolah Paket bagi Warga Binaan sebagai sarana pendidikan nonformal.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan PKBM Melati, dengan menghadirkan tenaga pengajar yang memberikan materi pembelajaran kepada Warga Binaan yang belum berkesempatan menempuh atau menyelesaikan pendidikan melalui jalur sekolah reguler.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para guru PKBM Melati bersama Warga Binaan mengikuti proses pembelajaran dalam suasana santai, tertib, dan penuh kebersamaan. Semangat belajar yang ditunjukkan para peserta menjadi gambaran bahwa keterbatasan ruang gerak bukanlah penghalang untuk terus menimba ilmu dan meningkatkan kualitas diri.
Program Sekolah Paket ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperoleh pendidikan formal melalui jalur nonformal, tetapi juga merupakan bagian dari upaya pembinaan kepribadian dalam mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan agar nantinya memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri ketika kembali ke tengah masyarakat.
Melalui program ini, Lapas Kelas IIA Bontang menegaskan bahwa Pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan pembinaan selama masa pidana, tetapi juga memberikan ruang bagi setiap individu untuk memperbaiki diri, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Karena tembok penjara boleh membatasi langkah, tetapi tidak boleh memenjarakan mimpi. Pendidikan tetap menjadi hak, harapan, dan jalan menuju kesempatan kedua.
Baca Juga:
