Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging


NUSAKAMBANGAN, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Batu Nusakambangan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap melaksanakan kegiatan fogging pemberantasan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD), Selasa (18/8/2026). Kegiatan ini merupakan langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran DBD sekaligus tindak lanjut atas temuan kasus pada salah seorang pegawai di wilayah Nusakambangan.


Kegiatan fogging menyasar sejumlah titik yang dinilai perlu mendapatkan penanganan. Lokasi tersebut meliputi Rusun Wijaya dan Rusun Kusuma Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, area kantor Lapas Kelas IIA Kumbang, Rusus Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, serta Rumah Sakit Pemasyarakatan Nusakambangan.


Dalam pelaksanaannya, petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap melakukan pengasapan pada area yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan kondisi lingkungan serta keselamatan penghuni dan petugas.


Kepala Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, Irfan, menyampaikan bahwa kegiatan fogging merupakan bentuk respons cepat dan kolaborasi lintas sektor dalam mencegah penyebaran DBD di lingkungan Nusakambangan.


“Kami berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap atas dukungan dan koordinasinya dalam pelaksanaan fogging ini. Kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus tindak lanjut atas adanya temuan kasus DBD pada pegawai. Kami berharap dengan langkah ini risiko penyebaran DBD dapat diminimalkan dan lingkungan Nusakambangan tetap sehat bagi seluruh pegawai maupun warga binaan,” ujar Irfan.


Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk tidak hanya mengandalkan kegiatan fogging, tetapi turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan, menguras dan membersihkan tempat penampungan air serta memastikan tidak ada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan,” tambahnya.


Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap menyampaikan bahwa pelaksanaan fogging merupakan bagian dari upaya pengendalian vektor penyakit DBD di lingkungan yang ditemukan adanya kasus.


Kegiatan tersebut didampingi oleh Kabid Pembinaan Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, dr. Sudiro, sebagai bagian dari koordinasi dan pemantauan pelaksanaan fogging di lapangan.


Pelaksanaan fogging diharapkan dapat membantu memutus mata rantai penyebaran nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit DBD sekaligus menciptakan lingkungan kerja dan hunian yang lebih sehat bagi pegawai maupun warga binaan.


Selain pelaksanaan fogging, jajaran pemasyarakatan di wilayah Nusakambangan juga diimbau untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dengan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk serta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala penyakit DBD.


Lapas Kelas I Batu Nusakambangan selaku Koordinator Wilayah UPT Pemasyarakatan se-Nusakambangan akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dalam memantau kondisi kesehatan dan lingkungan serta menentukan langkah pencegahan lanjutan apabila diperlukan.


Seluruh rangkaian kegiatan fogging berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Kolaborasi antara Lapas Batu dan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh jajaran serta warga binaan di lingkungan Nusakambangan.

Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging
  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging
  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging
  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging
  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging
  •  Respons Cepat Cegah DBD, Lapas Batu Gandeng Dinkes Cilacap Lakukan Fogging