Delapan Sertifikat KI Meluncur, Sigi Mantapkan Identitas Daerah
Wartanesia – Momentum Hari Ulang Tahun Kabupaten Sigi ke-18 Tahun 2026 menjadi panggung bersejarah bagi penguatan identitas dan potensi daerah. Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menyerahkan delapan sertifikat Kekayaan Intelektual kepada Pemerintah Kabupaten Sigi sebagai bentuk pengakuan dan perlindungan terhadap kekayaan khas daerah.
Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, kepada Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, dalam rangkaian peringatan HUT Kabupaten Sigi ke-18 yang mengusung tema “Sigi Peduli, Sigi Berbagi, Sigi Maju, Pakaroso.”
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, dan turut dihadiri, Wakil Bupati Sigi Samuel Pongi, unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Sulawesi Tengah, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.
Delapan sertifikat yang diserahkan terdiri dari satu Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Arabika Dombu Sigi dan tujuh Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal Potensi Indikasi Geografis, yakni Tenun Sigi, Kopi Robusta Lembantongoa Sigi, Kopi Robusta Kulawi Sigi, Bawang Garing Panggang Sigi, Kakao Sigi, Cokelat Batang Sigi, serta Bubuk Kakao Sigi.
Rakhmat Renaldy menyebut penyerahan sertifikat tersebut sebagai langkah besar dalam menjaga warisan daerah sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Delapan sertifikat ini bukan sekadar dokumen legal. Ini adalah pengakuan negara atas identitas, kerja keras petani, perajin, pelaku usaha, dan masyarakat Sigi yang selama ini menjaga kualitas serta keunikan produknya. Kekayaan daerah harus dilindungi agar manfaat ekonominya kembali kepada masyarakat,” tegas Rakhmat. Rabu, (24/6/2026).
Menurutnya, Kopi Arabika Dombu yang telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis memiliki karakteristik khas yang lahir dari kondisi geografis wilayah Marawola Barat dengan ketinggian 800 hingga 1.600 meter di atas permukaan laut, sehingga memiliki reputasi dan kualitas yang berbeda dari daerah lain.
Ia menambahkan, penguatan Kekayaan Intelektual Komunal merupakan strategi penting dalam meningkatkan daya saing daerah, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Pada kesempatan tersebut, Rakhmat juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sigi atas usia ke-18 daerah tersebut.
“Atas nama keluarga besar Kanwil Kemenkum Sulteng, kami mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Sigi. Semoga Sigi semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, pembangunan terus berkembang, dan seluruh potensi daerahnya mampu menjadi kekuatan besar bagi kemajuan Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Tak lupa, ia menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah gempa bumi yang terjadi beberapa hari lalu dan berdampak pada sejumlah warga.
“Kami turut berduka atas musibah yang dialami saudara-saudara kita. Semoga seluruh korban diberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan. Kami berdoa agar kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman,” tutupnya.
Penyerahan delapan sertifikat tersebut menjadi simbol bahwa Kabupaten Sigi tidak hanya tumbuh sebagai daerah yang tangguh, tetapi juga semakin kuat dalam menjaga identitas, budaya, serta kekayaan alamnya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
