Content Creator Asal Lampung Terpilih Jadi ASEAN Youth Organization Ambassador 2026
Wartanesia.com - Kabar membanggakan datang dari Provinsi Lampung. Seorang content creator muda asal Bandar Lampung, Arsita Berliana Putri, terpilih sebagai ASEAN Youth Organization (AYO) Ambassador 2026, sebuah program kepemudaan regional yang menghimpun anak muda dari berbagai negara di Asia Tenggara untuk berkontribusi dalam isu pendidikan, kepemimpinan, pemberdayaan pemuda, dan pembangunan berkelanjutan.
Arsita dikenal aktif sebagai travel content creator yang membagikan pengalaman perjalanan, edukasi budaya, serta pengembangan diri melalui media sosial TikTok dan Instagram. Selain berkecimpung di dunia digital, ia juga merupakan mahasiswa Magister Hubungan Internasional Universitas Pelita Harapan (UPH) dan aktif mengikuti berbagai forum kepemudaan internasional.
Program AYO Ambassador 2026 diselenggarakan oleh ASEAN Youth Organization, organisasi kepemudaan regional yang berfokus pada pengembangan kapasitas pemuda ASEAN melalui pendidikan, kolaborasi lintas negara, dan proyek sosial. Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, program ini mencakup proses seleksi, pelatihan kepemimpinan, pengembangan proyek komunitas, serta kolaborasi dengan jaringan pemuda ASEAN selama periode Agustus hingga Oktober 2026.
Menariknya, program ini memiliki tingkat seleksi yang cukup ketat karena hanya memilih 35 peserta terpilih dari berbagai negara ASEAN, Timor-Leste, Jepang, Korea Selatan, dan Italia. Para peserta yang lolos akan tergabung dalam jaringan pemuda internasional untuk mengikuti rangkaian pengembangan kepemimpinan, proyek sosial, serta kampanye kolaboratif lintas negara.
“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga kesempatan untuk membawa nama Lampung dan menunjukkan bahwa anak muda dari daerah memiliki potensi untuk berkontribusi di tingkat ASEAN,” ujar Arsita.
Dalam perannya sebagai ambassador, Arsita akan terlibat dalam berbagai kegiatan seperti masterclass kepemimpinan, diskusi lintas budaya, pengembangan proyek sosial, serta kampanye digital yang berfokus pada isu-isu kepemudaan dan pembangunan berkelanjutan.
Perjalanan Arsita menuju tingkat regional tidak instan. Sebelumnya, ia aktif mengikuti berbagai program pengembangan kepemimpinan dan forum internasional, termasuk kegiatan kepemudaan yang mempertemukan peserta dari berbagai negara Asia. Pengalaman tersebut memperkuat minatnya pada diplomasi publik, pendidikan, dan pemberdayaan generasi muda melalui media digital.
Kehadirannya sebagai content creator dinilai menjadi nilai tambah tersendiri. Di tengah berkembangnya era digital, kemampuan menyampaikan pesan melalui konten kreatif dianggap penting untuk menjangkau lebih banyak anak muda dan meningkatkan kesadaran terhadap isu sosial, pendidikan, dan kolaborasi regional ASEAN.
Melalui platform media sosial yang dimilikinya, Arsita berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih percaya diri mengejar peluang pendidikan, kepemimpinan, dan kolaborasi internasional.
“Jangan takut berasal dari daerah. Selama kita terus belajar, membangun kapasitas diri, dan berani mencoba, kesempatan itu bisa datang dari mana saja,” katanya.
Terpilihnya Arsita Berliana Putri sebagai ASEAN Youth Organization Ambassador 2026 menjadi bukti bahwa kreativitas di media sosial dapat berjalan beriringan dengan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pengembangan kepemimpinan pemuda di tingkat regional ASEAN, bahkan dalam program yang hanya diikuti oleh 35 peserta terpilih dari kawasan ASEAN, Timor-Leste, Jepang, Korea Selatan, dan Italia.

