Wartanesia – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Monitoring dan Evaluasi Bahan Makanan (SIMONEVBAMA) Versi 2 sebagai upaya meningkatkan kualitas pengawasan dan akuntabilitas penyelenggaraan makanan di lingkungan pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Rabu (6/5). Kegiatan diinisiasi Tim Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi dari Bidang Perawatan Pengamanan dan Kepatuhan Internal, diikuti secara virtual seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Isnawan, menegaskan bahwa penerapan aplikasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas tata kelola penyelenggaraan makanan di lingkungan pemasyarakatan.
“SIMONEVBAMA Versi 2 hadir untuk memperkuat sistem monitoring dan evaluasi bahan makanan agar lebih terukur, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem yang terintegrasi, pengawasan terhadap penyelenggaraan makanan dapat dilakukan lebih optimal,” tegasnya.
BIMTEK merupakan tindak lanjut Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.07.04-799 tanggal 22 April 2026 terkait pemanfaatan aplikasi SIMONEVBAMA Versi 2 sebagai sistem pelaporan satu pintu bidang penyelenggaraan makanan yang lebih terintegrasi, transparan, dan akuntabel. Peserta mendapatkan paparan umum mengenai SIMONEVBAMA Versi 2 dari tim Ditjenpas, dilanjutkan praktik teknis penggunaan aplikasi.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh UPT dalam mendukung implementasi aplikasi tersebut, baik dari sisi teknis maupun administrasi pendukung. “Kami mengingatkan seluruh jajaran untuk memastikan kesiapan akun, data dukung, serta pemahaman terhadap aplikasi, sehingga implementasi SIMONEVBAMA dapat berjalan maksimal dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Selain aspek teknis aplikasi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penyelenggaraan makanan serta kebersihan dapur sesuai ketentuan Permen Imipas Nomor 1 Tahun 2025.
Dilakukan pula sampling proses pengolahan bahan makanan secara virtual sebagai bagian dari fungsi Pembinaan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian oleh Kanwil terhadap satuan kerja.
Salah seorang peserta kegiatan, Kasubsi Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau, Darmawan Saputra, menyampaikan bahwa bimtek ini sangat membantu petugas dalam memahami sistem kerja aplikasi yang baru.
“Melalui pelatihan ini, kami menjadi lebih siap dalam mengoperasikan aplikasi serta memastikan pengelolaan bahan makanan berjalan optimal. Harapannya pelayanan kepada warga binaan dapat terus meningkat,” ujarnya.
