Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud


Wartanesia – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna melaksanakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat kabupaten di Kabupaten Kepulauan Talaud dengan mengangkat tema “Penguatan Pengawasan Orang Asing dan Pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) dalam Menjaga Stabilitas Keamanan Daerah di Wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud”. Kegiatan TIMPORA ini berlangsung di Penginapan Kanaan, Mala Timur, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Hadir dalam kegiatan ini yakni Bupati Kepulauan Talaud yang diwakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Sekaligus Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bapak Djohari Gumolang, S.T., Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna Bapak Ready Jootje Ratag, Pemerintah Daerah Kebupaten Kepulauan Talaud, Unsur Forkopimda dan anggota TIMPORA.

Dalam sambutannya, Bapak Ready Jootje Ratag selaku Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna pertama-tama memohon izin bergabung dengan Pemerintah Daerah Kebupaten Kepulauan Talaud, Forkopimda dan anggota TIMPORA, lanjut beliau mengatakan bahwa Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki karakteristik geografis yang sangat unik dan strategis. Sebagai salah satu wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna, Talaud merupakan beranda terdepan sekaligus benteng kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Filipina. Posisi geografis yang terbuka ini, di satu sisi memberikan potensi kerja sama yang saling menguntungkan, namun di sisi lain juga membawa tantangan kerawanan yang cukup tinggi terkait perlintasan dan keberadaan orang asing. Oleh karena itu, tema rapat pada hari ini, yaitu: "Penguatan Fungsi Pengawasan Orang Asing dan Pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) dalam Menjaga Stabilitas Keamanan Daerah di Wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud".

Fungsi Keimigrasian tidak hanya pelayanan, tetapi juga penegakan hukum, keamanan negara dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan (security). Dalam rangka menindaklanjuti asta cita Presiden RI yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Imigrasi Tahuna pada tanggal 21 Februari 2026 melaksanakan giat Bakti Untuk Negeri berupa Layanan Kesehatan dan Pengobatan Gratis masyarakat di Miangas di Pos Lintas Batas Imigrasi. Kami di jajaran Imigrasi menyadari sepenuhnya, bahwa Imigrasi tidak dapat bekerja sendirian. Pengawasan orang asing yang efektif hanya dapat terwujud melalui sinergi, kolaborasi, dan saling tukar-menukar informasi yang cepat dan akurat antar-instansi di dalam wadah TIMPORA ini.

Beliau juga menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Era digitalisasi menuntut kita untuk bergerak lebih cepat dan presisi. Melalui APOA, pemilik penginapan, hotel, maupun masyarakat dapat melaporkan keberadaan warga negara asing secara real-time. Data yang valid dari APOA ini akan sangat membantu kita semua dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi pelanggaran keimigrasian maupun gangguan keamanan lainnya di wilayah Kepulauan Talaud. Membantu dan memudahkan pemilik penginapan melaporkan warga negara asing yang menginap, sehingga terhindar dari sanksi hukum. Sebagai wujud sumbangsi menjaga kedaulatan Bangsa dan Negara. Disamping Aplikasi APOA, kami sedang mengembangkan Inovasi Si Tuna SIGAP (Imigrasi Tahuna Sistem Integrasi Gerak Aduan Pelaporan, baik pelaporan WNA maupun pelintas tradisional yang berkunjung ke daerah wilayah perbatasan. Mohon dukungan dari bapak Bupati, Pemerintah Daerah melalui kadis Dukcapil untuk ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agar Pemeritahan Desa dapat melaporkan WNA maupun para pelintas tradisional di wilayah Kab. Kepulauan Talaud. Data yang ada akan kita jadikan bahan Informasi untuk pengambilan keputusan dan kebijakan. Ada sosilisasi singkat terkait APOA dan inovasi SITuna Smart Card.

Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud yang diwakili oleh Plh. Sekretaris Daerah Sekaligus Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bapak Djohari Gumolang, S.T, dalam sambutannya juga menyampaikan Apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna yang terus membangun koordinasi dan sinergi melalui pelaksanaan kegiatan ini. Sebagai daerah perbatasan dan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Kabupaten Kepulauan Talaud memiliki posisi yang sangat strategis oleh karena itu, pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing harus dilaksanakan secara terpadu, responsif, dan berkesinambungan. Beliau juga dalam sambutannya menyambut baik pemanfaatan Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengawasan keimigrasian yang lebih modern, cepat, dan efektif. Kehadiran APOA diharapkan mampu mempermudah proses pelaporan, mempercepat pertukaran informasi, serta meningkatkan koordinasi antar instansi dalam melaksanakan pengawasan orang asing di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Namun demikian pemanfaatan sistem yang baik tentu harus didukung oleh komitmen, kepekaan, dan kerja sama yang kuat dari seluruh unsur TIMPORA. Untuk itu saya berharap koordinasi dan komunikasi antar instansi terus ditingkatkan, agar setiap informasi dan dinamika di lapangan dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui sinergi dan kolaborasi yang baik, kita dapat menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus memastikan bahwa kabupaten kepulauan talaud tetap menjadi eilayah perbatasan yang aman, kondusif, dan berdaulat. Akhir dalam sambutannya beliau secara resmi membuka Rapat Tim Pengawasan Orang Asing TIMPORA Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2026. Lanjut Plh. Sekretaris Daerah Bapak Djohari Gumolang, S.T beliau berharap dengan adanya Imigrasi nantinya bisa membuka pos pemeriksaan yang ada di daerah perbatasan yang diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan khususnya Putra Putri daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA). Sosialiasi membahas terkait maksud dan tujuan APOA, Cara pembuatan akun untuk Penginapan, hotel, Indekos maupun rumah warga, tata cara pelaporan pada APOA hingga pembahasan terkait sanksi yang nantinya akan diberlakukan jika pihak penginapan, hotel, indekos maupun rumah warga tidak melaporkan keberadaan orang Asing yang menginap. Adapun pemaparan selanjutnya yakni terkait Inovasi SITUNA Sigap atau Sistem Integrasi Gerak Aduan Pelaporan. Dalam sosialisasi tersebut di jelaskan bahwa SITUNA Sigap merupakan sistem pelaporan cepat berbasis QR Code yang terhubung langsung dengan form digital pelaporan pengawasan. Sistem ini mempermudah masyarakat maupun instansi terkait dalam menyampaikan laporan pengawasan keimigrasian. 

Tujuannya yakni mempercepat proses pelaporan, meningkatkan efektivitas pengawasan, mempermudah akses bagi pelapor dan mendukung pengawasan yang responsif dan real time. Kemudian sosialisasi berikutnya yakni terkait SITUNA SMART CARD, dimana SITUNA Smart Card merupakan kartu identitas sementara bagi warga pemukim tanpa dokumen yang digunakan sebagai sarana pendataan dan pengawasan. Dimana dengan adanya Kartu SITUNA SMART CARD nantinya dapat membantu petugas mempermudah monitoring dan pengawasan terhadap keberadaan warga pemukim tanpa dokumen, mempercepat proses verifikasi dan validasi identitas melalui data yang terintegrasi dalam sistem SI TUNA SUPER V2, mendukung koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan pengawasan orang asing dan penduduk tanpa dokumen, memudahkan petugas dalam melakukan pemetaan persebaran warga pemukim tanpa dokumen berdasarkan wilayah dan mengoptimalkan pengumpulan data lapangan secara lebih akurat, efektif, dan terstruktur. SITUNA SMART CARD juga selain berbentuk fisik, kartu tersebut juga dapat diakses melalui Smartphone dengan cara memindai QR Code yang tersedia pada kartu SITUNA SMART CARD.

Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan terhadap keberadaan orang asing serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, unsur Forkopimda dan Anggota TIMPORA demi menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud
  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud
  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud
  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud
  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud
  • Jaga Benteng Kedaulatan, Imigrasi Tahuna Gelar Rapat TIMPORA di Kepulauan Talaud