Perkuat Deteksi Dini dan Berantas Narkoba, Lapas Palu Gandeng Polresta Gelar Penggeledahan Gabungan dan Tes Urine Pegawai serta WBP
Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu melaksanakan kegiatan penggeledahan gabungan bersama Polresta Palu serta tes urine bagi pegawai dan narapidana, Minggu (24/05/2026) pukul 20.00 WITA hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, bersama jajaran dan personel Polresta Palu sebagai bentuk deteksi dini dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan di lingkungan pemasyarakatan.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh petugas melaksanakan apel bersama dan menerima arahan terkait teknis pelaksanaan penggeledahan, pembagian tugas personel, serta prosedur tes urine agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan profesional, humanis, dan sesuai SOP.
Penggeledahan dilakukan pada kamar hunian warga binaan di Blok 3, Blok 4, Blok 5, Blok 7, dan Blok 8. Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap badan warga binaan, barang pribadi, serta area kamar hunian guna mendeteksi adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
Selain penggeledahan, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine secara acak terhadap pegawai dan warga binaan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 40 sampel pegawai dan narapidana dinyatakan negatif narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menegaskan bahwa kegiatan penggeledahan gabungan dan tes urine merupakan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang.
“Pelaksanaan penggeledahan dan tes urine ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat pengawasan serta memastikan Lapas Palu tetap aman, tertib, dan bersih dari narkoba maupun barang-barang terlarang. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan sinergi bersama aparat penegak hukum,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan pentingnya konsistensi pelaksanaan deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban di seluruh UPT Pemasyarakatan.
“Kegiatan penggeledahan gabungan dan tes urine harus terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberantas narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Seluruh warga binaan bersikap kooperatif sehingga rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
