Wartanesia – Sebagai wujud penghormatan dan ungkapan duka cita atas wafatnya Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun menyelenggarakan sholat ghaib dan doa bersama yang dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas I Madiun, Selasa (03/03). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran petugas serta warga binaan pemasyarakatan dengan penuh khidmat.
Sholat ghaib dilaksanakan usai salat Dzuhur berjamaah, dipimpin oleh perwakilan warga binaan. Suasana haru dan khusyuk menyelimuti masjid, di mana seluruh peserta memanjatkan doa agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Kepala Lapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan penghormatan atas jasa serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. “Kami keluarga besar Lapas I Madiun turut berduka cita yang mendalam. Sholat ghaib dan doa bersama ini adalah bentuk penghormatan kami atas dedikasi beliau selama mengabdi kepada Republik Indonesia,” ujar Andi.
Ia juga menambahkan bahwa momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran dan warga binaan untuk meneladani nilai-nilai pengabdian, integritas, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu warga binaan BA yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku bersyukur dapat turut serta dalam doa bersama. “Kami merasa diberi kesempatan untuk ikut mendoakan pemimpin bangsa. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas I Madiun tidak hanya menunjukkan rasa duka cita, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, dan penghormatan terhadap jasa para pemimpin bangsa kepada seluruh warga binaan dan petugas.
