GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Perbedaan Grouting Beton dan Mortar Biasa, Mana Lebih Kuat?

 

Grouting beton dan mortar seringkali digunakan dalam proses perbaikan maupun pengaplikasian struktur beton. Kedua jenis material ini tentu memiliki perbedaan yang signifikan dan pemakaiannya juga tidak sama.

Dari segi kekuatan juga keduanya memiliki tingkatan yang berbeda. Mari pahami lebih jauh apa sebenarnya yang menjadi pembeda antara grout beton dan mortar biasa.

Definisi Grout Beton

Supaya bisa lebih mudah mengenali perbedaan antara kedua jenis bahan ini maka akan lebih baik jika memahami definisinya terlebih dahulu.

Grout beton adalah material dengan bentuk fisik pasta kental yang terbuat dari campuran air, pasir, semen, dan bahan aditif khusus. Bahan aditif ini seringkali merupakan bahan yang bisa membantu mencegah terjadinya penyusutan.

Jenis material ini sangat umum digunakan pada proses perbaikan struktur maupun penyambungan komponen struktur bangunan. Seringkali juga diandalkan untuk memperkuat bangunan agar lebih stabil untuk jangka panjang.

Fungsi Grout Beton

Tentunya material ini memiliki fungsi spesifik yang perlu Anda ketahui agar pengaplikasiannya di lapangan bisa tepat dan sesuai. Berikut adalah beberapa fungsi material grouting beton.

  • Memperbaiki Kerusakan pada Struktur 

Material ini banyak diaplikasikan untuk memperbaiki kerusakan yang ada pada struktur bangunan. Seiring berjalannya waktu memang biasanya akan ditemukan kerusakan-kerusakan struktur, bisa juga dipengaruhi lingkungan maupun cuaca.

Kerusakan struktur harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan kerusakan lain yang lebih parah. Bahan inilah yang biasanya akan diandalkan.

  • Mencegah Terjadinya Rembesan Air

Bahan ini juga punya peran penting dalam mencegah terjadinya rembesan air. Daya rekat yang kuat dan kemampuannya yang sangat baik dalam menutup celah akan membuat struktur jadi lebih rapat.

Kondisi inilah yang membuat struktur jadi lebih sulit dirembesi air. Semakin sulit rembes artinya semakin kuat dan kekuatan struktur akan semakin baik.

  • Memperbaiki Celah dan Rongga Bangunan

Bahan ini juga sering digunakan untuk mengisi atau menutup celah dan rongga bangunan. Jika dibiarkan saja memang celah atau rongga pada struktur bangunan bisa sangat berbahaya.

Salah satu langkah pencegahan kerusakan lebih lanjut adalah dengan menutup atau menghilangkan celah tersebut.

Kemampuan grout beton dalam menutup celah sangat baik karena punya daya alir yang bagus. Bahkan semua celah bisa tertutup dengan baik dan rapat selama pengaplikasian tepat.


Definisi Mortar

Lalu apa yang dimaksud dengan mortar? Mortar merupakan material konstruksi yang terbuat dari beberapa jenis bahan yaitu air, pasir, dan campuran semen. 

Seringkali material ini mengandung bahan tambahan yang berfungsi sebagai perekat. Teksturnya lebih kental dibandingkan dengan grout beton jadi daya alirnya juga tidak begitu baik.

Fungsi Mortar

Setiap jenis bahan dengan komposisinya memiliki fungsi tersendiri. Begitu juga dengan material mortar ini. Berikut adalah beberapa fungsi penting dari mortar.

  • Mengikat Batu Bata

Mortar adalah jenis material yang biasa digunakan untuk mengikat batu bata. Fungsi perekat ini memang menjadi salah satu karakteristik utama dari mortar. 

Sebagai pengikat batu bata maka struktur akan jadi lebih kuat dan batu bata tidak terlepas satu sama lain. Ini juga akan menjadi poin penting yang menentukan sejauh apa kekuatan bangunan nantinya.

  • Mengikat Ruang di Antara Batu Bata

Setelah diaplikasikan, mortar akan mengisi dan mengikat ruang yang ada di antara batu bata. Inilah yang membuat mortar bisa menjadi perekat kuat antara batu bata satu dan yang lain.

Tentunya pengikatan ini bisa lebih optimal jika jenis mortar yang digunakan berkualitas baik. Selain itu teknik pengaplikasian juga akan berpengaruh pada kemampuan mortar dalam mengikat ruang antara batu bata.

  • Digunakan sebagai Matriks Beton

Mortar juga biasa digunakan sebagai matriks beton. Matriks di sini artinya adalah bahan pengikat.

Campuran bahan berupa air, semen, dan pasir akan berikatan dengan agregat kasar seperti batu pecah dan kerikil pada beton. Tujuannya agar tercipta massa padat yang jauh lebih kokoh.

Itulah mengapa penggunaan mortar ini sangat penting dalam proses pembangunan struktur beton. Jika digunakan mortar yang tepat dan pengaplikasiannya juga benar maka hasilnya akan optimal.

Material Grouting Beton Terbaik untuk Struktur Lebih Kuat 

Material grout beton jelas memiliki kekuatan yang jauh lebih baik dibanding mortar biasa. Ada beberapa pilihan produk grout beton yang bisa Anda gunakan dari Sika yaitu SikaGrout FM, SikaGrout -215 M, SikaGrout-215 (new), dan SikaGrout - 280 HS.

SikaGrout FM merupakan material grouting siap pakai yang dikombinasikan dengan silika fume. Kemampuan mengalirnya sangat baik dan pemakaiannya sangat mudah. Konsistensinya dapat diatur dengan baik dan kuat tekan akhirnya sangat tinggi.

SikaGrout - 215 M dan SikaGrout-215 (new) merupakan material grouting dengan spesifikasi khusus dan menawarkan banyak kelebihan. Produk ini memang diformulasikan untuk pengisian rongga atau celah pada struktur bawah air, termasuk lingkungan air laut.

Pilihan produk lainnya yaitu SikaGrout-280 HS. Material grouting ini tidak mudah menyusut dan dan memiliki daya alir yang sangat baik serta fleksibel.

Sika memiliki pengalaman selama 115 tahun dan menjadi material pilihan dalam berbagai jenis proyek. Salah satunya adalah Jembatan Sungai Colorado di Amerika Serikat. Sika juga menjadi brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.

Agar pemilihan produk sesuai dengan metode aplikasi di lapangan, konsultasikan kebutuhan proyek Anda dengan tim teknis Sika melalui halaman resmi Kontak / Dukungan Sika Indonesia.

Type above and press Enter to search.