GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Menteri Imipas ajak komisi XIII DPR RI Tinjau Tambak Sidat Nusakambangan, Dorong Kemandirian Warga Binaan

Nusakambangan Info_Pas - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nusakambangan bersama Komisi XIII DPR RI, Selasa, 10 Februari 2026. Kunjungan ini bertujuan memastikan program pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan berjalan optimal dan memberi manfaat nyata.

Salah satu agenda utama adalah meninjau tambak budidaya ikan sidat di Lapas Batu Nusakambangan. Agus menjelaskan, kunjungan tersebut berkaitan dengan pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pemasyarakatan oleh Komisi XIII DPR RI. Selasa (10/02)


“Kunjungan ini dalam rangka Panja Pemasyarakatan yang dibentuk mitra kerja kami di Komisi XIII. Kami mendampingi untuk menunjukkan berbagai langkah pembinaan yang telah dilakukan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan,”kata Agus dalam keterangan tertulis, 


Ia menegaskan, program budidaya sidat menjadi bagian dari upaya pembekalan keterampilan produktif bagi Warga Binaan, sehingga mereka memiliki kemampuan usaha saat kembali ke masyarakat.


Pulau Nusakambangan dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan sidat karena letaknya yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, yang menjadi jalur alami pemijahan ikan tersebut. Selain bernilai ekonomi tinggi, sidat juga dikenal sebagai komoditas pangan bergizi dengan pasar premium.


Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, mengapresiasi inovasi yang dilakukan dalam budidaya tersebut. Ia menyoroti penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan supervisi dari Jepang serta pelibatan masyarakat 


“Budidaya sidat ini menggunakan AI dengan supervisi dari Jepang dan melibatkan masyarakat lokal. Efek berlapisnya terasa, tidak hanya bagi Warga Binaan tetapi juga warga sekitar,”ungkap Willy.


Saat ini, Lapas Batu Nusakambangan memiliki 380 kolam budidaya. Dari jumlah tersebut, 20 kolam telah ditebari benih sidat dengan kepadatan 20 ekor per meter kubik. Dengan luas kolam mencapai 300 meter persegi, total benih yang telah ditebar mencapai 6.000 ekor.


Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I  Batu Nusakambangan, Irfan yang juga mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan potensi sidat di Nusakambangan


"Pulau Nusakambangan dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan sidat, Bibit sidat untuk Nusakambangan dibeli dari nelayan di Cilacap. Sidat dikenal kaya vitamin, protein, dan Omega 3. Di Jepang, ikan ini populer dengan nama Unagi. " ungkap Irfan Kalapas Batu


Melalui pengembangan tambak sidat ini, Kementerian Imipas menegaskan komitmennya dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian ekonomi. Selain membekali Warga Binaan dengan keterampilan usaha produktif, program ini juga berkontribusi pada ketahanan pangan nasional serta mendukung 15 program aksi Kemenimipas.

Type above and press Enter to search.