Perkuat Kedisiplinan Warga Binaan, Lapas Kotabaru Berikan Pengarahan Pembinaan
Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat pelaksanaan pembinaan melalui pemberian arahan kepada warga binaan, Jumat (09/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kedisiplinan, meningkatkan kesadaran, serta mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik), Akhmad Sardaniansyah, memberikan arahan mengenai pentingnya mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Warga binaan diharapkan mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, memperbaiki diri, dan membangun kebiasaan positif selama menjalani masa pidana.
Dalam arahannya, Akhmad menekankan bahwa kedisiplinan dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Ia juga mengingatkan warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib, menjaga ketertiban lingkungan, serta menghormati petugas dan sesama warga binaan.
“Pembinaan merupakan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Kami berharap setiap arahan dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga proses pembinaan berjalan optimal,” ujar Akhmad Sardaniansyah.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Imam Sapto Riadi, mendukung pelaksanaan arahan tersebut sebagai langkah memperkuat pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara petugas dan warga binaan diperlukan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, warga binaan diharapkan semakin memahami pentingnya mengikuti program pembinaan kepribadian maupun kemandirian. Berbagai kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan sikap positif, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri agar dapat kembali berperan di tengah masyarakat.
Lapas Kelas IIA Kotabaru berkomitmen untuk terus melaksanakan pembinaan secara konsisten dengan mengedepankan kedisiplinan, tanggung jawab, dan pendekatan humanis. Dengan demikian, setiap proses pembinaan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi perubahan diri warga binaan.
