Petakan Risiko dan Kebutuhan, LPP Martapura Laksanakan Asesmen Penempatan Warga Binaan
Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura melaksanakan Asesmen Penempatan Narapidana sebagai langkah awal dalam memetakan kebutuhan pembinaan dan penempatan Warga Binaan secara tepat, Senin (28/9). Kegiatan berlangsung di Aula LPP Martapura dan dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) bersama tim asesor.
Asesmen dilakukan melalui wawancara, pengisian Instrumen Skrining Penempatan Narapidana (ISPN), observasi perilaku, serta penelusuran data dukung. Tahapan ini bertujuan memperoleh gambaran mengenai tingkat risiko, kebutuhan pembinaan, serta minat dan potensi masing-masing Warga Binaan sebagai dasar penentuan penempatan dan program pembinaan.
Kasi Binadik LPP Martapura, Rose Mery, menjelaskan bahwa asesmen menjadi bagian penting untuk memastikan pembinaan diberikan sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing Warga Binaan. “Melalui asesmen yang objektif dan komprehensif, kami dapat memetakan kebutuhan Warga Binaan sehingga penempatan maupun program pembinaan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran,” jelasnya.
Hasil asesmen selanjutnya akan dibahas dalam Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk memperoleh rekomendasi pembinaan. Melalui proses tersebut, LPP Martapura berupaya mewujudkan pembinaan yang terarah, humanis, dan berkelanjutan sebagai bekal bagi Warga Binaan menuju kemandirian dan reintegrasi sosial.
- LPP Martapura
