Kemenkum Sulteng Matangkan Persiapan Kunjungan Menteri Hukum
Wartanesia — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) mematangkan berbagai persiapan menjelang kunjungan Menteri Hukum selama berada di Kota Palu melalui Rapat Bagian Tata Usaha dan Umum yang dipimpin Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Muhammad Wahab Marawali, serta diikuti seluruh Ketua Tim Kerja, Anggota Tim Kerja, dan tenaga outsourcing.
Rapat
tersebut membahas sejumlah agenda penting, mulai dari persiapan kunjungan
Menteri Hukum pada 26–28 September 2026, persiapan Desk Evaluasi Pembangunan
Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), hingga
kesiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Poltekpin. Kamis
(24/9/2026).
Dalam
persiapan kunjungan Menteri Hukum, seluruh jajaran termasuk petugas keamanan
dan tenaga outsourcing diarahkan untuk senantiasa menggunakan atribut lengkap
serta memberikan pelayanan prima. Jajaran juga diingatkan untuk menjaga
profesionalitas selama bertugas, mengarahkan tamu sesuai kebutuhannya, serta
tidak meminta biaya layanan maupun melakukan pungutan liar.
Kesiapan
lingkungan kantor turut menjadi perhatian melalui peningkatan kebersihan dan
kerapian seluruh ruangan. Setiap ruangan diharapkan berada dalam kondisi
maksimal agar dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun tamu yang
berkunjung.
Persiapan
Desk Evaluasi Pembangunan Zona Integritas juga menjadi bagian pembahasan,
khususnya terkait kesiapan ruangan dan penataan layout kegiatan agar
pelaksanaan evaluasi dapat berlangsung dengan baik.
Kepala
Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menekankan pentingnya komitmen
seluruh jajaran dalam mendukung pembangunan Zona Integritas serta menjaga
kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap
jajaran harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik.
Profesionalitas, kedisiplinan, integritas, dan kesiapan lingkungan kerja
menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat,” ujar Rakhmat.
Menurutnya,
pembangunan Zona Integritas tidak hanya diwujudkan melalui pemenuhan
administrasi, tetapi juga melalui perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari
yang berorientasi pada pelayanan, integritas, serta bebas dari praktik pungutan
liar.
Rapat
turut membahas persiapan pelaksanaan SKD Poltekpin. Seluruh panitia diarahkan
menggunakan seragam batik kantor, sementara peralatan ujian harus terus
diperiksa melalui pengecekan, crosscheck, dan double check guna memastikan
seluruh kebutuhan pelaksanaan telah siap.
Dari
sisi kehumasan, jajaran juga diarahkan mempersiapkan peralatan serta konsep
konten untuk mendukung dokumentasi dan publikasi rangkaian kunjungan Menteri
Hukum di Palu.
.jpeg)