Jelang Maulid Nabi, Lapas Perempuan Martapura Dorong Kreativitas Warga Binaan melalui Seni Habsyi
Wartanesia – Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura menggelar latihan seni habsyi bersama Warga Binaan, Kamis (27/8/2026), sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan melalui kegiatan positif.
Latihan diikuti dengan antusias oleh Warga Binaan. Mereka berlatih memainkan alat musik habsyi, menyelaraskan lantunan syair, serta menjaga kekompakan kelompok sebagai persiapan untuk menampilkan kemampuan mereka pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapas Perempuan Martapura.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan bahwa berbagai kegiatan pembinaan terus didorong untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan dalam mengembangkan potensi dan membangun sikap positif.
“Setiap kegiatan pembinaan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Warga Binaan, baik dalam mengembangkan potensi, membangun kedisiplinan, maupun menumbuhkan rasa percaya diri. Kami terus mendorong Warga Binaan untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan pembinaan secara positif,” ujar Evi.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Rose Mery, mengatakan bahwa latihan habsyi menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mempererat kebersamaan.
“Melalui latihan habsyi, Warga Binaan tidak hanya mempersiapkan penampilan untuk kegiatan Maulid, tetapi juga belajar bekerja sama, menjaga kekompakan, dan bertanggung jawab terhadap peran masing-masing. Antusiasme mereka menjadi hal positif yang terus kami dukung,” jelas Rose Mery.
Salah seorang Warga Binaan, K, turut mengungkapkan antusiasmenya mengikuti latihan. “Latihan habsyi ini membuat kami dapat belajar, berkarya, dan mempersiapkan penampilan terbaik untuk menyambut Maulid Nabi,” ungkapnya.
Kegiatan latihan habsyi diharapkan dapat menjadi wadah berkelanjutan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan kepercayaan diri. Hal ini sejalan dengan komitmen Lapas Perempuan Martapura dalam menghadirkan pembinaan yang aktif, produktif, dan mendukung kesiapan Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.
- LPP Martapura
