Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir


Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang melaksanakan kegiatan lepas sambut Kepala Lapas Kelas IIA Bontang sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus estafet kepemimpinan dalam jajaran Pemasyarakatan, Jumat (28/8/2026).

Bertempat di Aula Lapas Kelas IIA Bontang, kegiatan tersebut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Hasan Basri, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si., Kepala Lapas Kelas IIA Bontang yang baru Agus Wahono, A.Md.I.P., S.H., M.H., Plt. Kepala Lapas Kelas IIA Bontang Dr. Huzaifah Makmur Hidayah, A.Md.I.P., S.H., M.Si., Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan dan Intelijen Deny Fajariyanto, A.Md.I.P., S.H., M.H., jajaran Kepala UPT Pemasyarakatan Kalimantan, serta para mitra kerja dan stakeholder terkait.

Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan Kepala Lapas Kelas IIA Bontang dari Huzaifah Makmur Hidayah kepada Agus Wahono. Prosesi tersebut menjadi simbol keberlanjutan kepemimpinan sekaligus komitmen bersama untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Bontang.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Huzaifah Makmur Hidayah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Bontang serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan amanah sebagai pimpinan. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pegawai yang telah menjaga integritas, serta berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam pelaksanaan tugas.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Agus Wahono menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di Lapas Bontang. Kepemimpinan ke depan akan diarahkan pada penguatan keamanan dan ketertiban, pemberantasan peredaran gelap narkoba, peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, serta optimalisasi pelayanan Pemasyarakatan kepada masyarakat.

Agus juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh jajaran dalam menyukseskan program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tidak hanya bergantung pada pimpinan, tetapi membutuhkan kerja sama, integritas, disiplin, dan komitmen seluruh petugas dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Saya mengajak seluruh jajaran untuk bersama-sama menjaga integritas, meningkatkan disiplin, memperkuat keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik. Kita harus bergerak bersama dalam mendukung program aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemberantasan narkoba dan penguatan tata kelola Pemasyarakatan,” ujar Agus.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Hasan Basri, menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus upaya untuk meningkatkan kinerja dan kualitas pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.

Ia berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun serta menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan, khususnya dalam aspek pelayanan, pembinaan, keamanan, dan ketertiban.

“Pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses organisasi. Apa yang sudah baik harus dilanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki harus terus ditingkatkan. Saya berharap seluruh jajaran Lapas Bontang dapat mendukung pimpinan yang baru dan bersama-sama meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Hasan.
Baca Juga:
Tersalin 👍

Berita Terbaru

  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir
  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir
  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir
  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir
  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir
  • Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang Resmi Bergulir