Bekali Keterampilan Bertani, Warga Binaan LPP Martapura Mulai Persiapan Budidaya Timun
Wartanesia – Peserta magang bersama Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura melakukan persiapan lahan untuk budidaya tanaman timun, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan kemandirian melalui aktivitas pertanian bagi Warga Binaan.
Kegiatan diawali dengan pengecekan pH tanah menggunakan alat ukur pada beberapa titik lahan. Hasil pemeriksaan menunjukkan rata-rata pH tanah berada pada angka 7 atau dalam kondisi netral. Setelah itu, peserta magang bersama empat Warga Binaan menggemburkan tanah menggunakan cangkul sebagai tahap awal pengolahan lahan.
Lahan yang telah digemburkan kemudian diberi pupuk dan kapur. Pemberian bahan tersebut merupakan bagian dari persiapan lahan sebelum digunakan untuk budidaya. Selanjutnya, lahan akan didiamkan selama kurang lebih satu minggu sebelum memasuki tahap penanaman.
Salah satu peserta magang, Aprilia, menjelaskan bahwa pengecekan kondisi tanah dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui keadaan lahan sebelum proses pengolahan dilanjutkan. Ia mengatakan hasil pemeriksaan menjadi salah satu pertimbangan dalam tahapan persiapan lahan.
“Setelah pH tanah diperiksa dan hasilnya rata-rata 7, kami melanjutkan dengan menggemburkan tanah, kemudian menaburkan pupuk dan kapur. Setelah itu, tanah didiamkan kurang lebih satu minggu sebelum digunakan untuk penanaman,” ujarnya.
Sementara itu, Warga Binaan berinisial Y turut terlibat dalam proses pengolahan lahan. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam mengenal tahapan budidaya tanaman sekaligus menjadi aktivitas produktif selama menjalani pembinaan.
“Senang bisa ikut kegiatan ini. Kami jadi belajar bagaimana menyiapkan lahan sebelum ditanami dan mengetahui pentingnya memperhatikan kondisi tanah,” ujar Y.
Keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan pertanian diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengalaman praktis sebagai bagian dari pembinaan kemandirian. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan untuk dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.
Setelah masa persiapan selesai, lahan tersebut akan digunakan untuk budidaya tanaman timun. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada peningkatan keterampilan Warga Binaan.
- LPP Martapura
