Transformasi Klinik Pratama Jadi FKTP, Lapas Kotabaru Matangkan Langkah Bersama BPJS Kesehatan
Wartanesia – Upaya transformasi Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menuju Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terus dimatangkan. Menjelang pelaksanaan kredensialing, Lapas Kotabaru menerima kunjungan Tim BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin yang disambut oleh jajaran pejabat struktural dan perwakilan Klinik Pratama Lapas Kotabaru, Selasa (28/07).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi awal untuk menyamakan persepsi mengenai tahapan kerja sama antara BPJS Kesehatan dan Klinik Pratama Lapas Kotabaru. Dalam kesempatan itu, kedua belah pihak membahas kesiapan administrasi, sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana, sistem pelayanan, serta jejaring fasilitas kesehatan yang telah dibangun sebagai bagian dari persiapan menuju kerja sama sebagai FKTP BPJS Kesehatan.
Selain membahas aspek administrasi dan teknis pelayanan, Tim BPJS Kesehatan juga memberikan pendampingan terhadap berbagai persyaratan yang harus dipenuhi sebelum pelaksanaan kredensialing. Masukan yang diberikan menjadi bahan evaluasi bagi Lapas Kotabaru untuk menyempurnakan kesiapan Klinik Pratama agar memenuhi standar sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Ricky Wirando, mengatakan bahwa kunjungan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan seluruh tahapan transformasi Klinik Pratama menuju FKTP berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pemenuhan hak Warga Binaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.
"Kami menyambut baik pendampingan dari BPJS Kesehatan karena memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai aspek-aspek yang harus dipenuhi sebelum proses kredensialing. Berbagai persiapan telah kami lakukan bersama seluruh mitra, dan kami optimistis Klinik Pratama Lapas Kotabaru dapat memenuhi standar sebagai FKTP sehingga pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan semakin optimal dan terintegrasi dengan Program Jaminan Kesehatan Nasional," ujar Ricky.
Sementara itu, Tim BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menjelaskan bahwa kunjungan pendahuluan bertujuan memberikan pendampingan sekaligus memastikan fasilitas kesehatan memahami seluruh tahapan sebelum memasuki proses kredensialing.
"Pendampingan ini dilakukan agar fasilitas kesehatan memahami setiap persyaratan yang harus dipenuhi sebelum kredensialing dilaksanakan. Dengan persiapan yang baik, proses penilaian nantinya dapat berjalan lebih efektif dan sesuai standar yang telah ditetapkan," jelas tim BPJS Kesehatan.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses transformasi Klinik Pratama Lapas Kotabaru menuju Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sinergi yang terbangun antara Lapas Kotabaru dan BPJS Kesehatan diharapkan dapat mempercepat terwujudnya layanan kesehatan primer yang berkualitas, mudah diakses, dan berkelanjutan sebagai bentuk pemenuhan hak kesehatan bagi Warga Binaan.
Baca Juga:
