Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah Berkelanjutan
Wartanesia – Komitmen Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah dalam mendorong perlindungan kekayaan intelektual daerah kembali ditegaskan Kepala Kantor Wilayah, Rakhmat Renaldy, saat memimpin Apel Pagi dalam mekanisme Pola Kerja Work From Home (WFH), Jumat (10/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Rakhmat memberikan apresiasi kepada Tim Bidang Kekayaan Intelektual atas keberhasilan mendampingi proses pendaftaran Durian Nambo dan Durian Asaan sebagai Indikasi Geografis Kabupaten Banggai. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam melindungi potensi unggulan daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
Menurut Rakhmat, perlindungan kekayaan intelektual tidak hanya memberikan kepastian hukum terhadap produk khas daerah, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Bupati telah menyampaikan apresiasi atas dukungan Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah dalam proses pengajuan Indikasi Geografis tersebut. Apresiasi itu menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memperluas layanan perlindungan kekayaan intelektual.
"Perlindungan kekayaan intelektual tidak boleh berhenti pada Indikasi Geografis saja. Pemerintah daerah perlu terus mengembangkan potensi perlindungan melalui merek, hak cipta, paten, desain industri, hingga bentuk kekayaan intelektual lainnya agar mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat," ujar Rakhmat.
Ia juga menegaskan bahwa Kanwil Kemenkum Sulteng akan terus memberikan pendampingan kepada seluruh pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas kreatif, akademisi, hingga masyarakat umum dalam proses perlindungan kekayaan intelektual.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak potensi lokal Sulawesi Tengah memperoleh perlindungan hukum sehingga mampu memperkuat identitas daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rakhmat optimistis, kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan Kanwil Kemenkum Sulawesi Tengah akan melahirkan lebih banyak kekayaan intelektual yang terlindungi serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
