Edukasi Pola Hidup Sehat, Lapas Kotabaru Gelar Sosialisasi Bahaya Kanker
Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan tentang kanker dan tumor yang bekerja sama dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI), Senin (27/07). Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman Warga Binaan mengenai pentingnya deteksi dini serta pencegahan penyakit kanker.
Penyuluhan diikuti oleh Warga Binaan dan petugas Lapas dengan menghadirkan narasumber dari Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia. Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan berbagai materi, mulai dari pengertian kanker dan tumor, faktor-faktor yang dapat memicu terjadinya kanker, cara mengenali gejala awal berbagai jenis kanker seperti kanker prostat, kanker serviks, kanker endometrium, kanker ovarium, dan kanker payudara, hingga penerapan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa penyuluhan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memenuhi hak kesehatan Warga Binaan sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menjamin hak Warga Binaan untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang layak.
“Melalui kegiatan penyuluhan ini, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan kesadaran Warga Binaan tentang pentingnya menjaga kesehatan serta mengenali gejala penyakit sejak dini. Edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong mereka untuk menerapkan pola hidup sehat sehingga mampu mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker,” ujar Doni.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia, Nayla, menjelaskan bahwa deteksi dini merupakan salah satu langkah paling efektif dalam meningkatkan peluang keberhasilan penanganan kanker.
“Masih banyak kasus kanker yang baru diketahui ketika sudah memasuki stadium lanjut. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, termasuk Warga Binaan, sangat penting agar mereka memahami faktor risiko, mengenali gejala awal, dan tidak ragu melakukan pemeriksaan kesehatan apabila mengalami keluhan,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung dengan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta yang aktif mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia, Lapas Kelas IIA Kotabaru terus memperkuat upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Baca Juga:
