Jaga Imunitas Tubuh WBP, Rutan Rantau Gencarkan Program Senam Pagi Rutin
Wartanesia – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau kembali melaksanakan kegiatan Pembinaan Jasmani melalui Senam Pagi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Kamis (04/06). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Rutan Rantau sebagai bagian dari program pembinaan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran warga binaan selama menjalani masa pidana.
Kegiatan senam pagi diikuti oleh seluruh WBP yang berada di Blok E7, E8, E9, E11, serta Blok A Wanita. Dengan dipandu oleh petugas, para warga binaan mengikuti setiap gerakan senam secara tertib dan penuh semangat. Selain bertujuan meningkatkan kebugaran fisik, kegiatan ini juga menjadi sarana rekreasi positif yang dapat membantu menjaga kesehatan mental dan mengurangi kejenuhan selama berada di dalam rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa pembinaan jasmani merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. “Kesehatan merupakan modal utama dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Melalui kegiatan senam pagi ini, kami berharap warga binaan dapat menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan fisik, serta menjalani masa pembinaan dengan lebih sehat dan produktif,” ujar Renaldi.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Muhammad Khadafi Al Faruq, menegaskan bahwa kegiatan senam pagi juga berperan dalam menciptakan suasana rutan yang aman dan kondusif. “Selain menyehatkan, kegiatan olahraga bersama seperti ini mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, disiplin, serta memberikan aktivitas positif bagi warga binaan. Kami akan terus mendukung kegiatan pembinaan yang memberikan manfaat bagi kesehatan dan pembentukan karakter warga binaan,” ungkap Khadafi.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan petugas. Melalui program pembinaan jasmani yang dilaksanakan secara rutin, Rutan Kelas IIB Rantau berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, sehingga mereka tetap sehat secara fisik maupun mental serta siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya.
Baca Juga:
