Integritas Dan Etika Kerja Kunci Utama Pelayanan Publik
Wartanesia — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) mengikuti kegiatan Konsolidasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik secara virtual dari Graha Pengayoman, Senin (8/6/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemanfaatan teknologi digital dan penguatan integritas aparatur dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Menurutnya, digitalisasi pelayanan melalui e-government merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi birokrasi. Namun demikian, teknologi hanyalah alat yang keberhasilannya sangat bergantung pada integritas dan tanggung jawab manusia yang mengoperasikannya.
Selain itu, Yusril juga mendorong para pejabat dan aparatur pemerintah untuk memiliki kreativitas dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat dengan tetap berpedoman pada aturan hukum yang berlaku.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyatakan bahwa transformasi digital harus menjadi sarana untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dan cepat bagi masyarakat.
"Pemanfaatan teknologi harus mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses pelayanan publik," ujarnya.
Rakhmat Renaldy juga menekankan bahwa integritas tetap menjadi faktor utama dalam keberhasilan reformasi birokrasi.
"Teknologi yang baik akan memberikan hasil maksimal apabila didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, beretika, dan memiliki komitmen kuat dalam melayani masyarakat," tambahnya.
Melalui konsolidasi ini, seluruh jajaran Kementerian Hukum diharapkan semakin siap menghadirkan pelayanan publik yang modern, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
