Wartanesia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terus mengoptimalkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan bengkel motor bagi Warga Binaan, Kamis (02/04). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kerja yang berorientasi pada produktivitas dan keterampilan praktis.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan secara aktif terlibat dalam kegiatan perawatan dan perbaikan sepeda motor, seperti servis ringan, pembersihan komponen, serta pengecekan kondisi kendaraan. Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari rutinitas pembinaan kemandirian di dalam Lapas.
Melalui kegiatan bengkel motor ini, Warga Binaan tidak hanya mengisi waktu dengan kegiatan positif, tetapi juga mengasah kemampuan yang dapat menjadi bekal berharga saat kembali ke masyarakat. Selain itu, kegiatan ini turut menumbuhkan rasa tanggung jawab dan etos kerja.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian harus dilakukan secara nyata dan berkesinambungan. “Kami mendorong Warga Binaan untuk aktif dalam kegiatan kerja seperti bengkel motor ini, sehingga mereka terbiasa produktif dan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan di luar nanti,” ujarnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial Z mengungkapkan manfaat yang dirasakannya dari kegiatan tersebut. “Saya merasa senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan bengkel motor. Selain menambah pengalaman, kegiatan ini juga membuat saya lebih percaya diri untuk nantinya bekerja atau membuka usaha sendiri,” tuturnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kotabaru berkomitmen untuk terus menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermanfaat, guna mendukung terwujudnya Warga Binaan yang mandiri dan siap kembali ke tengah masyarakat.
