Wartanesia.com - Rongga pada dinding beton perlu diatasi dengan cara yang tepat agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Semen grouting biasa digunakan untuk mengatasi masalah seperti ini dan memang terbukti memberi hasil yang efektif.
Perlu diketahui juga bahwa rongga yang muncul pada struktur dinding beton bisa berbeda-beda. Mari cari tahu apa saja jenis rongga pada struktur beton dan bagaimana cara efektif untuk menutupnya.
Kenapa Bisa Muncul Rongga pada Beton?
Struktur beton yang baik seharusnya padat dan tidak memiliki rongga di dalamnya. Hal ini membuktikan bahwa struktur rongga tersebut cukup kuat dan bisa bertahan untuk jangka panjang.
Namun dalam situasi tertentu, bisa saja muncul rongga pada struktur beton dan ini dapat dipicu oleh berbagai faktor.
Salah satu penyebab munculnya rongga pada struktur beton adalah proses pemadatan yang kurang optimal. Ini bisa terjadi karena kurang vibrator pada saat membuat struktur beton.
Campuran beton yang terlalu kental atau terlalu cair juga dapat memicu terjadinya rongga. Hal ini terjadi karena konsistensi campuran tersebut memperbesar kemungkinan munculnya rongga pada struktur beton.
Ada dua hal yang akan mempengaruhi kemunculan rongga pada struktur beton yaitu material yang digunakan dan proses pembuatannya. Jika tidak optimal keduanya maka bisa jadi akan ada udara yang terjebak dalam struktur beton sehingga muncullah rongga.
Itulah mengapa baik jenis bahan yang dipakai maupun teknik pembuatan harus diperhatikan dengan baik. Keduanya harus sama-sama tepat agar bisa diperoleh hasil beton yang kokoh dan bebas dari rongga.
Jenis Rongga pada Beton
Perlu diketahui bahwa ada beberapa jenis rongga yang bisa ditemukan pada struktur beton. Semuanya sama-sama dipicu oleh adanya udara yang terjebak namun menunjukkan tampilan berbeda.
Berikut adalah jenis-jenis rongga yang dapat dijumpai pada struktur beton.
Honeycomb
Pertama ada rongga yang disebut sebagai honeycomb. Dari namanya sudah jelas bahwa rongga ini memiliki bentuk seperti sarang lebah.
Honeycomb adalah rongga yang ukurannya cukup besar dan terbentuk karena agregat kasar tidak terlapisi oleh semen secara optimal.
Biasanya masalah ini dipicu oleh keretakan atau kerusakan pada bekisting dan kesalahan proses pemadatan atau vibrasi yang tidak sempurna.
Void
Selanjutnya ada void atau rongga berukuran kecil-kecil yang terjebak dalam struktur beton. Namun ada dua jenis rongga void yang perlu Anda ketahui.
Pertama adalah void yang tidak disengaja memang terjadi karena ada gelembung air yang terjebak di dalam. Lalu ada juga void yang disengaja agar bisa meningkatkan ketahanan.
Fissure
Kemudian ada rongga yang ukurannya tipis dan disebut sebagai fissure atau retakan. Rongga ini biasa terjadi karena ada penyusutan maupun beban berlebih yang diterima oleh struktur beton.
Fissure ini bisa jadi sangat kecil dan tipis. Namun jika dibiarkan begitu saja maka bisa terjadi kerusakan yang lebih parah dan rongga tipis tersebut bisa berubah lebih besar.
Bagaimana Cara Mengatasinya?
Sudah pasti adanya rongga pada struktur beton harus diatasi dengan cara yang tepat. Jika dibiarkan saja maka rongga ini akan menjadi masalah besar bagi struktur beton sebuah bangunan.
Tentunya harus diusahakan solusi yang tepat dan paling efektif untuk mengatasi masalah rongga tersebut. Jika rongga tersebut memang tidak sengaja dibuat untuk menambah kekuatan, maka rongga ini harus diisi dengan material grout.
Anda perlu memasukkan semen grouting ke dalam struktur beton agar bisa mengisi atau menutup rongga-rongga tersebut. Logikanya sederhana, dengan pengisian rongga, maka akan didapatkan struktur beton yang padat dan lebih kuat.
Proses pengisian rongga seperti ini biasa disebut sebagai grouting. Harus digunakan bahan semen grout yang tepat dan bisa mengalir secara optimal menuju ke rongga dalam struktur beton.
Jika rongga sudah terisi material maka nantinya kerusakan-kerusakan lain dapat dicegah. Kekuatan struktur juga meningkat sehingga usia bangunan akan jadi lebih panjang.
Semen Grouting Terbaik untuk Menutup Rongga pada Beton
Penutupan rongga pada struktur beton harus segera dilakukan agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Tentunya Anda harus memakai produk semen yang tepat dan berkualitas. Di sini Anda bisa memakai produk Sikagrout- 215 new dengan spesifikasi unggul.
SikaGrout - 215 new menjadi pilihan produk yang tepat untuk memberi perlindungan terbaik pada landasan mesin di pabrik. Produk ini punya banyak keunggulan, salah satunya mudah diaplikasikan karena hanya terdiri dari satu komponen.
Material satu ini juga punya karakteristik yang sangat mudah mengalir. Lebih dari itu, konsistensinya pun mudah sekali untuk diatur. Tentunya bahan ini juga terbukti memiliki kuat tekan akhir yang tinggi.
SikaGrout - 215 new juga tidak memiliki sifat korosif. Selain itu komposisi bahan yang digunakan juga sangat aman dan terbukti tidak toksik.
Sika telah berpengalaman selama 115 tahun dan menjadi bagian dalam berbagai jenis proyek besar.
Salah satu contoh proyek yang dikerjakan Sika adalah Gardu Lepas Pantai di Jerman. Sika juga menjadi brand pertama yang mencetuskan semen waterproofing di Indonesia.
SikaGrout - 215 new menjadi produk material grouting yang punya banyak keunggulan dan bisa menutup rongga pada struktur beton secara efektif. Anda bisa mendapatkan hasil struktur beton terbaik dan kuat dengan memakai produk dari Semen Sika.