Bangkapost – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan panen sawi dan kangkung dalam program ketahanan pangan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE), Rabu (15/04). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus bentuk dukungan terhadap 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan panen tersebut diikuti langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Plh. Kasubsi Pelayanan Tahanan, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Plh. Kasubsi Pengelolaan, serta staf dan CPNS. Kehadiran jajaran pegawai ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaksanaan program pembinaan berbasis kemandirian dan produktivitas di lingkungan rutan.
Adapun hasil panen yang diperoleh dalam kegiatan tersebut yakni sawi sebanyak 10 kilogram dan kangkung sebanyak 7 kilogram. Hasil ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan di Sarana Asimilasi Edukasi Rutan Rantau telah memberikan hasil yang positif dan berkelanjutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat. “Program ketahanan pangan ini tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Pengelola Pembimbingan Kemandirian, Angga Suma Wijaya, menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dikembangkan ke depannya. “Kami terus mendorong optimalisasi lahan yang ada di SAE agar dapat menghasilkan berbagai komoditas yang bermanfaat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran langsung bagi warga binaan dalam bidang pertanian,” ungkapnya. Secara keseluruhan, kegiatan panen berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
