Wartanesia — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang produktif dan bermakna bagi Anak Binaan. Pada Kamis (15/1/2025), Anak Binaan LPKA Martapura mengikuti kegiatan pelatihan kerajinan tangan berupa pembuatan gelang mote yang dilaksanakan di lingkungan LPKA Kelas I Martapura.
Kegiatan ini menjadi sarana bagi Anak Binaan untuk menyalurkan kreativitas sekaligus melatih kesabaran, ketelitian, dan kemandirian. Melalui rangkaian mote yang disusun satu per satu, Anak Binaan diajak untuk fokus, tekun, serta menghargai proses dalam menghasilkan sebuah karya bernilai.
Pelatihan pembuatan gelang mote ini dibimbing langsung oleh peserta magang dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang sedang melaksanakan program magang di LPKA Martapura. Para peserta magang memberikan pendampingan teknis mulai dari pengenalan bahan, teknik perangkaian, hingga penyelesaian produk yang rapi dan layak pakai.
Kepala LPKA Kelas I Martapura, Dwi Hartono, menyampaikan bahwa kegiatan keterampilan merupakan bagian penting dari pembinaan kemandirian Anak Binaan. “Kegiatan seperti pembuatan gelang mote ini tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga membentuk karakter seperti kesabaran, ketekunan, dan rasa percaya diri. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal positif bagi Anak Binaan untuk berkarya dan mandiri di masa depan,” ujarnya.
Salah satu Anak Binaan yang mengikuti kegiatan, berinisial AR, mengaku senang dan termotivasi dengan pelatihan tersebut.
“Saya jadi belajar hal baru dan merasa bangga bisa menghasilkan karya sendiri. Kegiatannya seru dan membuat kami lebih semangat untuk belajar serta berkarya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas I Martapura berharap Anak Binaan semakin termotivasi untuk mengembangkan potensi diri, memiliki keterampilan yang bermanfaat, serta menumbuhkan semangat perubahan menuju masa depan yang lebih baik.
