NUSAKAMBANGAN – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusakambangan, Irfan, menghadiri kegiatan Pembukaan Pembinaan Mental Terpadu bagi petugas di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang digelar di Nusakambangan, Kamis (15/1).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemenimipas, Asep Kurnia, dan dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenimipas, Aman Riyadi, serta para Pejabat Eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pembinaan Mental Terpadu ini menjadi bagian dari strategi kementerian dalam membentuk aparatur yang berkarakter kuat, berintegritas tinggi, serta profesional dalam menjalankan tugas.
Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kemenimipas menegaskan pentingnya penguatan mental dan karakter aparatur sebagai fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki ketahanan mental, moral, dan etika yang kuat.
Kalapas Batu Nusakambangan, Irfan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan menilai pembinaan mental terpadu sebagai langkah strategis dalam membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa pembinaan mental merupakan bagian penting dalam menciptakan petugas pemasyarakatan yang berkarakter, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan dalam pelaksanaan tugas.
“Melalui pembinaan mental terpadu ini, diharapkan seluruh petugas mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi, menjunjung tinggi integritas, serta menjaga profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan warga binaan,” ujar Irfan.
Lebih lanjut, Irfan menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Lapas Kelas I Batu Nusakambangan dalam mendukung program reformasi birokrasi dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang humanis.
Pembinaan Mental Terpadu yang dilaksanakan di Nusakambangan ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam penguatan karakter aparatur Kemenimipas, sekaligus memperkokoh integritas petugas dalam menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional dan bertanggung jawab. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kemenimipas dalam membangun sumber daya manusia unggul guna mendukung terwujudnya pelayanan publik yang bersih, berintegritas, dan berkeadilan.
