Wartanesia - Kepala Rutan Kelas IIB Rantau mengikuti kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan yang diselenggarakan secara serentak oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat pembinaan kemandirian di lingkungan pemasyarakatan.
Panen raya tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan dan perwakilan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antar-UPT pemasyarakatan dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan serta sumber daya yang ada guna menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini memiliki makna strategis dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan. “Panen Raya Ketahanan Pangan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendorong kemandirian, produktivitas, dan ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa program ketahanan pangan juga menjadi sarana pembinaan yang efektif bagi warga binaan. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, warga binaan tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga memperoleh keterampilan, kedisiplinan, serta etos kerja yang dapat menjadi bekal positif setelah kembali ke masyarakat.
Melalui keikutsertaan Kepala Rutan Kelas IIB Rantau dalam Panen Raya Ketahanan Pangan di Lapas Banjarbaru, diharapkan pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat terus berjalan secara optimal. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen pemasyarakatan dalam berkontribusi aktif mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
