Wartanesia – Sebagai bentuk nyata komitmen dalam pemberantasan narkoba dan menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang melaksanakan kegiatan tes urine kepada pegawai dan warga binaan, Jumat (09/01/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas, sekaligus mendukung pelaksanaan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dalam upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang Bersih dari Narkoba.
Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Suranto, menjelaskan bahwa tes urine menyasar baik petugas maupun warga binaan. “Tes urine ini merupakan langkah konkret kami dalam memastikan bahwa Lapas Bontang benar-benar bersih dari narkoba. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika,” tegas Suranto.
Pelaksanaan tes dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum lain yakni Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Bontang, Lulyana Ramdhani dan Tim demi menjamin akuntabilitas hasil pemeriksaan.
“Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala dan insidental, sebagai bentuk keseriusan kami dalam memerangi narkoba di lingkungan Pemasyarakatan khususnya Lapas Kelas IIA Bontang,” tambah Kalapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Bontang menegaskan komitmennya mendukung penuh upaya Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam memberantas peredaran gelap narkoba serta mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan kondusif dengan memperkuat sinergitas dengan aparat penegak hukum lainnya.
