Nusakambangan, 8 Desember 2025 — Lapas Kelas IIA Ngaseman kembali melaksanakan kegiatan kajian rutin Pembinaan Agama Islam sebagai bagian dari upaya memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan berlangsung di Masjid At-Tawwabun sejak pukul 09.00 hingga 10.30 WIB, dipandu oleh Ustad Slamet Munir dari Kementerian Agama Cilacap.
Sebanyak 35 Warga Binaan mengikuti kegiatan ini dengan pendampingan Staf Bimkemaswat, Staf KPLP, anggota TTD, Jajaran Kamtib, serta Regu Jaga Pagi. Kajian kali ini mengangkat tema “Jangan Pernah Berputus Asa dari Rahmat Allah”, yang bertujuan memberikan penguatan mental dan spiritual agar WBP mampu menjalani masa pembinaan dengan lebih bermakna.
Kalapas Ngaseman, Sarwito, menegaskan pentingnya pembinaan agama sebagai pilar pembentukan karakter. “Pembinaan keagamaan bukan hanya kegiatan rutin, tetapi sarana menanamkan nilai moral dan harapan baru bagi warga binaan. Kami ingin mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Lapas Ngaseman berkomitmen terus memberikan layanan pembinaan yang komprehensif untuk mendukung proses perubahan dan reintegrasi sosial WBP melalui pendekatan spiritual yang berkelanjutan.
.jpeg)