Wartanesia – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan serta kesadaran hidup sehat di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) khusus bagi warga binaan yang akan menjadi kader kesehatan. Kegiatan berlangsung di Aula Sahardjo Lapas I Madiun pada Senin (10/11), diikuti oleh seluruh anggota TPP dan 14 orang warga binaan peserta program kader kesehatan.
Sidang TPP ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan Lapas I Madiun, Arjiunna, selaku Ketua TPP. Turut hadir anggota TPP yang terdiri dari pejabat struktural, staf pembinaan, dan dokter lapas. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian dan pertimbangan terhadap warga binaan yang dinilai layak untuk mendapatkan kepercayaan dan tanggung jawab sebagai kader kesehatan.
Dalam arahannya, Kabid Pembinaan Lapas I Madiun, Arjiunna, menegaskan bahwa pembentukan kader kesehatan merupakan langkah nyata dalam mewujudkan warga binaan yang produktif dan mandiri, sekaligus mendukung program pembinaan berbasis pemberdayaan.
“Melalui program kader kesehatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Para kader akan menjadi contoh bagi teman-teman warga binaan lainnya untuk menerapkan pola hidup bersih, tertib, dan sehat. Kader kesehatan diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara petugas dan warga binaan dalam hal pelayanan kesehatan” ujar Arjiunna.
Dengan digelarnya sidang TPP ini, Lapas Kelas I Madiun berharap kehadiran kader kesehatan dapat memperkuat upaya pembinaan kemandirian dan membentuk lingkungan lapas yang lebih sehat, bersih, dan humanis. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas I Madiun dalam mewujudkan prinsip Pemasyarakatan Sehat, Produktif, dan Bermartabat.
