Wartanesia - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Tamako kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program pembinaan kemandirian berbasis pertanian, Pada Rabu (22/10/2025). Kepala Lapas Tamako, bersama Pejabat Struktural dan Jajaran, turun langsung melaksanakan panen sayuran berupa terong hasil budidaya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di area Branggang LapasTamako.
Kalapas Tamako Eduard Kaligis menyampaikan, kegiatan panen ini menjadi bukti nyata bahwa Lapas tidak hanya berperan sebagai tempat menjalani pidana, tetapi juga pusat pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan melalui kegiatan positif dan produktif. Lebih dari itu, kegiatan ini sekaligus merealisasikan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, khususnya poin strategis tentang memperdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan.
Lebih lanjut Kalapas menuturkan, kegiatan ini pun mendapat dukungan penuh dari para pegawai, khususnya dari Sub Seksi Pembinaan yang secara rutin membimbing, mengawasi, sekaligus memberikan pelatihan teknis kepada warga binaan dalam bercocok tanam. Kebersamaan antara Petugas dan Warga Binaan menjadi kekuatan utama yang menjadikan panen ini berhasil dengan baik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan nyata yang bisa mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat, sekaligus berkontribusi pada ketahanan pangan. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, panen terong kali ini menjadi simbol suksesnya program pembinaan berbasis ketahanan pangan di Lapas Tamako," ujar Eduard Kaligis.
