Nusakambangan, 29 September 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ngaseman kembali melaksanakan kegiatan Litmas (Penelitian Kemasyarakatan) awal dan lanjutan sebagai bagian dari program pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan yang berlangsung di Klinik Lapas pada Senin (29/9) ini diikuti oleh lima orang WBP, dengan pelaksana dari dua Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) serta pendampingan petugas Lapas.
Kegiatan dimulai pukul 09.50 WIB setelah kedatangan tim PK Bapas di Lapas Ngaseman. Proses Litmas berlangsung dengan didampingi staf Bimkemaswat, staf KPLP, anggota TTD, serta regu jaga pagi, guna memastikan jalannya kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Selama proses Litmas, para WBP diberikan kesempatan untuk mengikuti wawancara dan observasi terkait perkembangan perilaku, aspek sosial, serta dinamika kepribadian. Hasil Litmas ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam menentukan langkah pembinaan dan reintegrasi sosial yang tepat bagi para WBP.
Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman, Sarwito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari sistem pembinaan Pemasyarakatan yang berkesinambungan. “Litmas menjadi instrumen penting untuk mengetahui perkembangan warga binaan, sehingga setiap program pembinaan yang diberikan bisa tepat sasaran dan bermanfaat bagi proses reintegrasi sosial mereka ke masyarakat,” ujarnya.
Sarwito menambahkan, kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.45 WIB ini berjalan dengan baik tanpa kendala. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami berterima kasih atas kerja sama PK Bapas dan seluruh jajaran petugas Lapas yang sudah mendukung kelancaran pelaksanaan Litmas hari ini,” imbuhnya.
Dengan adanya kegiatan Litmas ini, diharapkan setiap WBP dapat memperoleh pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing, sehingga ketika kembali ke masyarakat nantinya mereka lebih siap menjalani kehidupan yang produktif dan berdaya guna.
