Nusakambangan, 30 September 2025 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ngaseman turut menghadiri acara lepas sambut Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan yang digelar di Aula Lapas Pekalongan. Pada kesempatan ini, kepemimpinan resmi beralih dari Ika Prihadi Nusantara kepada Teguh Suroso.
Sebelum dipercaya memimpin Lapas Pekalongan, Teguh Suroso terlebih dahulu bertugas sebagai Kepala Lapas Besi Nusakambangan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen untuk melanjutkan program pembinaan yang telah berjalan baik serta memperkuat kualitas pembinaan agar warga binaan siap kembali berdaya di tengah masyarakat.
Acara tersebut juga dihadiri Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, yang memberikan apresiasi sekaligus dorongan agar pegawai Lapas mengenakan sarung batik setiap hari Jumat. Hal ini tidak hanya sebagai identitas Kota Batik, tetapi juga bentuk nyata dukungan terhadap UMKM lokal.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, turut memberikan pesan penting. Beliau mengajak Wali Kota Pekalongan untuk melihat langsung program ketahanan pangan di Nusakambangan sebagai bagian dari pembinaan narapidana, sekaligus mendorong agar Lapas Pekalongan dapat menghadirkan kontribusi nyata melalui sentra batik warga binaan.
Kalapas Ngaseman, Sarwito, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat atas amanah baru yang diemban. “Kami dari Lapas Ngaseman menyampaikan selamat bertugas kepada Bapak Teguh Suroso. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Lapas Pekalongan semakin maju, berinovasi, dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi warga binaan maupun masyarakat Kota Pekalongan,” ujar Sarwito.
Bagi Lapas Ngaseman, momentum ini menjadi bagian dari sinergi Pemasyarakatan di Jawa Tengah. Dengan kepemimpinan baru, diharapkan Lapas Pekalongan semakin produktif, mampu menghadirkan pembinaan berkualitas, serta memberi manfaat tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi masyarakat luas, khususnya di Kota Pekalongan.
