Nusakambangan, 6 Oktober 2025 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ngaseman melaksanakan kegiatan ikrar syahadad bagi seorang warga binaan terorisme, Senin (6/10) pagi. Kegiatan ini berlangsung di Masjid At-Tawabun Lapas Ngaseman pada pukul 08.30 hingga 09.00 WIB.
Prosesi ikrar dipimpin oleh Ustadz Slamet Munir, perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, dengan diikuti satu orang warga binaan teroris berinisial T A. Dalam pelaksanaan kegiatan, warga binaan tersebut didampingi oleh petugas Lapas yang terdiri dari staf Bimkemaswat, staf KPLP, anggota TTD, staf Kamtib, serta regu jaga pagi.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan surat Al-Fatihah, kemudian dilanjutkan dengan ikrar syahadad sesuai ajaran agama Islam. Prosesi ini juga disaksikan langsung oleh petugas Densus 88 serta sejumlah warga binaan lain.
Tepat pukul 09.00 WIB, prosesi ikrar syahadad selesai dilaksanakan dengan khidmat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman, Sarwito, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi warga binaan, khususnya yang berstatus kasus terorisme. “Pelaksanaan ikrar syahadad merupakan langkah penting dalam proses pembinaan. Kami berharap melalui kegiatan ini, warga binaan dapat kembali ke jalan yang benar, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta siap berkomitmen menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa pidananya,” ungkapnya.
