Wartanesia - Program pertanian di Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura telah membuktikan diri sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik bagi para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Panen raya terong ungu pada Senin (28/07) bukan hanya simbol kesuksesan, melainkan juga representasi nyata dari keterampilan produktif yang telah mereka kuasai. Mulai dari nol, para WBP diajarkan seluruh siklus penanaman, dari persiapan lahan hingga pemanenan.
Keahlian di bidang agrikultur ini diharapkan dapat membuka pintu peluang usaha atau kontribusi di sektor pertanian bagi mereka saat kembali ke masyarakat. Dengan fokus pada pengembangan potensi diri, Lapas Perempuan Martapura berkomitmen penuh untuk mengembalikan WBP sebagai individu yang mandiri dan berdaya saing, mempersiapkan mereka untuk kembali berintegrasi secara positif dalam kehidupan sosial.
- Lapas Perempuan Martapura