GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Ibadah Bersama PAMK Uncen dan WBP Lapas Kelas IIA Abepura: Merangkul dan Membina dalam Kasih Tuhan

 Ibadah Bersama PAMK Uncen dan WBP Lapas Kelas IIA Abepura: Merangkul dan Membina dalam Kasih Tuhan

๐€๐›๐ž๐ฉ๐ฎ๐ซ๐š, ๐ˆ๐๐…๐Ž_๐๐€๐’ – Ibadah bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura dan Perkumpulan Alumni Mahasiswa Kristen (PAMK) Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, terlaksana di Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Emaus Lapas Kelas IIA Abepura, Jumat (4/8/2023) Sore

Bertindak sebagai Pelayan Firman, Pendeta (Pdt) James Wambrauw menghadirkan pesan yang penuh makna bagi umat Kristen. Dengan mengutip ayat bacaan Alkitab dari 2 Korintus 5:17, beliau menekankan prinsip dan dasar iman bagi umat Kristen.

Ibadah tersebut menjadi momen yang menginspirasi dan mengingatkan umat Kristen untuk terus menghangatkan hubungan dengan Tuhan, memperkuat ikatan iman, dan mengenakan status sebagai anak pewaris Kerajaan Allah. Harapannya, pesan dari khotbah ini dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan pribadi WBP di Lapas Abepura dan juga PAMK Uncen yang hadir.

“Sebagai umat Kristen, diharapkan bahwa pesan ini tidak hanya dihayati dalam ibadah, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata di kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, umat Kristen dapat menjadi saksi kasih Tuhan dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya,” Pesannya di dalam Khotbah, Jumat (4/8/2023)

Mengutip Firman Tuhan yang terambil dari Matius 25:36 “ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku” menjadi sambutan tunggal JK (65), mewakili Majelis GKI Emaus Lapas Abepura.

“Kehadiran PAMK Uncen di Lapas merupakan wujud dari Firman Tuhan yang mengajarkan untuk mengunjungi dan melayani sesama, termasuk kami yang berada dalam penjara,” Ujarnya

Usai ibadah, Ketua Umum PAMK Uncen Answa Derek Mramra, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan serta kepada Kepala Lapas Kelas IIA Abepura yang telah memberikan izin untuk kegiatan ini. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah salah satu program yang dikembangkan oleh alumni PAMK Uncen dengan tujuan untuk merangkul warga binaan di Lapas Abepura.

"Kami juga berencana memberikan bantuan berupa buku dalam waktu dekat ini sebagai bagian dari dukungan kami dalam program pembinaan di Lapas Abepura," tambahnya.

Answa Derek Mramra berharap agar PAMK Uncen kedepannya dapat lebih berkontribusi dalam mendukung program pembinaan di Lapas Abepura, serta berbagai program pelayanan di masyarakat seperti panti asuhan, panti jompo, dan masyarakat terpencil.

Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Sulistyo Wibowo, melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa Lapas Abepura berusaha memberikan program pembinaan bagi WBP semaksimal mungkin untuk membantu mengatasi stigma negatif terhadap penjara.

Salah satu program yang ditawarkan adalah pembinaan kerohanian, dimana manusia tidak bisa merubah hati manusia, namun ketika mereka menyerahkan diri kepada Tuhan, Tuhanlah yang merubah hati mereka. Sulistyo Wibowo menyambut baik siapapun yang ingin melayani di Lapas Abepura dengan tangan dan hati terbuka.

Ibadah bersama ini diharapkan menjadi langkah positif dalam membina hubungan rohani antara PAMK Uncen dan Lapas Abepura serta menjadi contoh bagi kegiatan pembinaan lainnya di Lapas.

Komentar0

Type above and press Enter to search.