GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Tim Foging PMI Jember Kembali Beraksi Perangi DB

Tim Fogging PMI Jember lakukan pengasapan di lingkungan Sriwijaya Cluster 

JEMBER, MEDIA JEMBER --  Tim fogging PMI Kabupaten Jember  kembali beraksi perangi Demam Berdarah (DB), dengan turun  ke lapangan untuk melakukan pengasapan setelah ada warga Jember yang terserang DB.

Kali ini tim fogging PMI melakukan penyemprotan di RT 001, RW 015 Lingkungan Sriwijaya Cluster Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. 

Tim Fogging PMI turun setelah mendapatkan permintaan dari warga RT 001, RW 015 Lingkungan Sriwijaya Cluster Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember.  

Sebab, sudah ada dua warga setempat yang terserang atas nama DB, yaitu atas  Edi Purwoadji dan Qonita. 

“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada PMI yang langsung respon permohonan kami. Dan Selasa ini tim PMI langsung melakukan fogging di lingkungan Sriwijaya Cluster,” kata Rumpoko Hadi, ketua Linkungan Cluster. 

Pengasapan yang dilakukan tim fogging PMI dilakukan dalam radius seratus meter dari tempat tingga kedua warga yang terserang DB. “Total ada sekitar 60 rumah yang difogging dengan jumlah warga sebanyak sekitar 172 orang,” imbuhnya. 

“Kalau sudah difogging begini warga bisa tenang dan tidak terlalu was-was kalo belum difogging nyamuk aedes aigypti masih berkeliaran di sekitar lingkungan disini,” ujar Sandy Hidajanto, sekeratris Linngkungan Cluster Kranjingan. 

Ketua PMI kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH menjelaskan bahwa pihaknya selalu reponsif untuk kepentingan masyarakat, salah satunya untuk fogging. 

“Kalau ada permohonan fogging, tim asessmen kami minta untuk langsung melakukan kroscek ke lepangan,” ujarnya. 

Jika hasil asessmen memang benar, sambungnya, maka PMI langsung menerjunkan tim foging ke masyarakat. 

“Jika laporan benar maka langsung diterjunkan tim untuk melakukan fogging dan ini gratis tanpa dipungut biaya apapun,” imbuhnya. 

Selain itu, sambungnya, PMI juga koordinasi dengan dinas kesehatan (Dinkes) dalam melakukan fogging. Pasalnya, fogging tidak boleh dilakukan terlalu sering di satu tempat. Agar nyamuk aedes aigypti di wilayah tersebut kebal. 

“Sebelum fogging kami juga koordinasi dengan dinas kesehatan sebagai organiasi perangkat daerah yang punya kewenangan tentang kesehatan,” imbuhnya. (*)

Komentar0

Type above and press Enter to search.