Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bontang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H/2026 M dengan melaksanakan Sholat Idul Fitri di Lapangan Hijau Lapas Bontang, sekaligus membuka layanan kunjungan bagi warga binaan, Sabtu (21/3/2026).
Kegiatan Sholat Idul Fitri dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bontang, Suranto, bersama jajaran petugas serta seluruh warga binaan muslim. Bertindak sebagai Imam dan Khatib, Ustadz Hikmat Abdurrahman dari LDNU Kota Bontang, yang memimpin jalannya ibadah dengan penuh khidmat.
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian bagi warga binaan, sebagai momentum kembali fitri setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Bontang juga menyampaikan sambutan sekaligus penyerahan Remisi Khusus Idul Fitri 1447 H kepada warga binaan yang memenuhi syarat. Berdasarkan data per 16 Maret 2026, dari total 1.777 warga binaan, sebanyak 1.217 narapidana menerima Remisi Khusus Idul Fitri, dengan rincian 1.212 orang memperoleh RK I dan 5 orang memperoleh RK II, dimana 3 orang di antaranya langsung bebas.
Remisi ini didominasi oleh kasus narkotika, disusul perlindungan anak, pencurian, dan penggelapan, dengan besaran remisi terbanyak 1 bulan.
Kalapas Kelas IIA Bontang, Suranto, menyampaikan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik.
“Dalam Sistem Pemasyarakatan, Narapidana berhak mendapatkan pembinaan dan dijamin hak-haknya, termasuk mendapatkan pengurangan masa pidana atau yang dikenal dengan remisi,” ujar Suranto.
“Saya secara pribadi serta mewakili keluarga besar Lapas Kelas IIA Bontang mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Minal Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutup Suranto.
Pada hari yang sama, Lapas Bontang juga membuka layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri bagi warga binaan. Layanan ini dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dan melepas rindu bersama keluarga.
Sejak pagi hari, suasana haru dan bahagia tampak menyelimuti area layanan kunjungan. Warga binaan yang telah lama terpisah dari keluarga mendapatkan kesempatan untuk bertatap muka secara langsung dalam suasana penuh kehangatan.
Kalapas Bontang menegaskan bahwa layanan kunjungan ini merupakan bentuk pemenuhan hak warga binaan sekaligus bagian dari upaya pembinaan sosial.
“Kami memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk bertemu dengan keluarga di hari yang penuh kemenangan ini, sebagai bentuk dukungan moral dan memperkuat ikatan kekeluargaan,” tambahnya.
Pelaksanaan layanan kunjungan dilaksanakan secara tertib dan terjadwal, dengan tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban. Petugas juga bekerja sama dengan TNI dan Polri dalam melakukan pengawasan guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar.
Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga, serta memberikan semangat baru bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan yang ada.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Lapas Bontang terus berkomitmen memberikan pelayanan prima serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan hubungan sosial.
