GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Perkuat Program Deradikalisasi, Lapas Ngaseman Ikuti FGD Evaluasi Dialog WBP Terorisme–Korban



Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Ngaseman mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Laporan dan Evaluasi Dialog Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Terorisme dengan Korban yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerja sama dengan Aliansi Indonesia Damai (AIDA). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 29 Desember 2025, bertempat di Hotel Harris Ciumbeulit, Bandung, mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

Berdasarkan surat Nomor PAS.4-PK.05.01-1498, Lapas Kelas IIA Ngaseman diwakili oleh Bayu Firmansyah dan Ahmad Zulfikar. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Direktur AIDA, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan oleh masing-masing perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) terkait pelaksanaan dialog WBP Terorisme dengan korban. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi menyeluruh terhadap tahapan dan hasil pelaksanaan dialog.

Kepala Lapas Kelas IIA Ngaseman, Sarwito, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. “Kegiatan FGD ini menjadi sarana evaluasi yang sangat penting untuk memastikan program dialog WBP Terorisme dan korban berjalan efektif, terukur, serta memberikan dampak positif bagi proses deradikalisasi dan pemulihan korban,” ujar Sarwito.

Ia juga menambahkan bahwa hasil FGD akan menjadi bahan perbaikan pelaksanaan program ke depan. “Masukan dan evaluasi dari seluruh peserta akan kami jadikan dasar penguatan pembinaan di Lapas, khususnya dalam menanamkan nilai kemanusiaan dan toleransi,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan berjalan sesuai dengan rundown yang telah ditetapkan. Hasil kegiatan selanjutnya dilaporkan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bahan tindak lanjut.

Type above and press Enter to search.