Wartanesia — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M dengan menggelar kegiatan keagamaan di Masjid At-Taubah, Rabu (14/1). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh petugas, Dharma Wanita Persatuan, peserta magang, serta seluruh anak binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Ustadz H. Muhammad menyampaikan ceramah agama yang menekankan makna Isra Mi’raj sebagai perjalanan spiritual yang mengajarkan ketaatan, kesabaran, dan keteguhan iman. Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan salat sebagai pengendali diri dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
“Isra Mi’raj mengajarkan kita bahwa setiap manusia memiliki kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik, asalkan mau menjaga hubungan dengan Allah melalui salat,” ungkapnya.
Kepala LPKA Kelas I Martapura, Dwi Hartono, mengatakan bahwa peringatan hari besar keagamaan merupakan salah satu sarana efektif dalam membina mental dan spiritual anak binaan. Ia menegaskan bahwa pembinaan di LPKA tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak.
“Pembinaan spiritual adalah pondasi agar anak binaan mampu menjadi pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran diri, dan siap kembali ke masyarakat,” jelas Dwi Hartono.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, LPKA Martapura berharap seluruh peserta dapat memaknai nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari dan menjadikannya sebagai pedoman dalam proses pembinaan.
