GpdiGSz7Gpz0GUY7BSd5TSdoTd==

Bekal Kemandirian Pasca Bebas, Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura Produksi Sandal Jepit Mote

  


Wartanesia - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura ikuti kegiatan pembinaan kemandirian berupa kerajinan pembuatan sandal jepit mote, Kamis (29/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembekalan keterampilan produktif sebagai bekal kesiapan reintegrasi sosial.


Pembinaan kemandirian tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan petugas, mulai dari proses perakitan sandal, pemilihan motif mote, hingga tahap penyelesaian produk. Selain melatih keterampilan teknis, kegiatan ini juga mendorong ketekunan, kerja sama, serta meningkatkan rasa percaya diri Warga Binaan.


Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan salah satu pilar penting dalam proses Pemasyarakatan.


Ia menyampaikan bahwa kegiatan keterampilan memiliki peran strategis dalam menyiapkan Warga Binaan agar lebih mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana.


“Melalui pembinaan kemandirian seperti kerajinan sandal jepit mote ini, kami berupaya menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta semangat produktif Warga Binaan. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal positif ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Evi Loliancy.


Salah satu Warga Binaan peserta kegiatan, Neli, mengaku pembinaan tersebut memberikan pengalaman baru dan motivasi untuk menatap masa depan dengan lebih baik.


“Kami senang bisa belajar keterampilan baru. Selain mengisi waktu dengan kegiatan positif, hasil kerajinan ini membuat kami lebih percaya diri dan termotivasi untuk mandiri setelah bebas nanti,” ungkapnya.


Melalui pembinaan kemandirian ini, Lapas Perempuan Martapura berupaya hadirkan program pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan, sejalan dengan tujuan sistem Pemasyarakatan.




- LPP Martapura 

Type above and press Enter to search.