Wartanesia – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melaksanakan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan layanan serta pengamanan pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kunjungan tersebut berlangsung pada Jum’at(26/12) dan diterima langsung oleh jajaran pejabat struktural Lapas I Madiun.
Dalam kunjungan tersebut, Ka BPSDM Kemenimipas didampingi oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun. Selain fokus pada monitoring pengamanan, kunjungan kerja ini juga menyoroti program pembinaan kemandirian yang dijalankan di Lapas I Madiun. Salah satu yang mencuri perhatian adalah hasil karya batik buatan warga binaan. Ka BPSDM Aman Riyadi tampak mengapresiasi kreativitas dan kualitas batik yang dihasilkan, yang dinilai memiliki nilai seni tinggi serta berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan pembinaan.
Menurutnya, pembinaan kemandirian melalui keterampilan membatik tidak hanya membekali warga binaan dengan keahlian produktif, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin, dan rasa percaya diri. Hal ini sejalan dengan tujuan pemasyarakatan untuk mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat secara mandiri dan bertanggung jawab.
“Momentum Natal dan Tahun Baru harus diantisipasi dengan kesiapan petugas, sistem pengamanan yang solid, serta pelayanan yang tetap humanis. Saya juga sangat mengapresiasi karya batik warga binaan Lapas I Madiun yang menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian berjalan dengan baik dan mampu menghasilkan karya bernilai,” ujar Aman.
Kepala Lapas I Madiun melalui jajaran struktural menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan selama Nataru sekaligus mengoptimalkan program pembinaan. Dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak, termasuk Lapas Pemuda Madiun, menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang aman, humanis, dan produktif.
Kunjungan kerja ini diharapkan semakin memotivasi jajaran petugas dan warga binaan Lapas I Madiun untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif selama momen Nataru.
