Wartanesia - Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta mempererat silaturahmi antar seluruh unsur di lingkungan pemasyarakatan, Lapas Kelas I Madiun kembali melaksanakan kegiatan Jum’roh atau Jumat Menjemput Rahmat, Jumat (28/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai, peserta magang, serta perwakilan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ditunjuk. Pelaksanaan Jum’roh menjadi salah satu agenda rutin setiap hari Jumat sebagai bentuk pembinaan rohani yang berkelanjutan di dalam lembaga pemasyarakatan.
Bertempat di Mushola Lapas Kelas I Madiun, rangkaian kegiatan dimulai dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan yang disampaikan oleh petugas. Suasana khidmat tercipta ketika seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa, berharap diberikan keberkahan, kelancaran tugas, serta ketenangan batin dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Kalapas Kelas I Madiun melalui Kabag Tata Usaha Tutut Jemi dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Jum’roh merupakan bentuk pembinaan positif yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di antara pegawai dan WBP. “Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh peserta dapat menambah wawasan keagamaan, memperbaiki diri, dan menjadikan momen Jumat sebagai sarana untuk menjemput berkah serta rahmat Allah SWT,” ujar Tutut.
Kegiatan rutin ini mendapatkan dukungan penuh dari seluruh pegawai dan peserta magang yang terlibat dalam pelaksanaan pembinaan. Dengan semangat kebersamaan dan niat yang tulus, Jum’roh diharapkan mampu terus menjadi wadah untuk menggapai keberkahan serta memperkuat spiritualitas seluruh keluarga besar Lapas I Madiun.
