Wartanesia - LPKA Kelas I Martapura menyelenggarakan Rapat Seleksi Peserta Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi pada Selasa, 18 November 2025, bertempat di Aula Rapat LPKA Martapura. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala LPKA, Dwi Hartono, sebagai tindak lanjut atas timeline resmi Program Magang Hub 2025 yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Rapat tersebut menjadi forum penting untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai regulasi nasional.
Berdasarkan data aplikasi MagangHub, LPKA Martapura menerima 41 pendaftar dari berbagai latar belakang pendidikan, sementara kuota pemagangan mencapai 55 posisi. Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara digital melalui MagangHub tanpa asesmen tambahan, sebagaimana diatur dalam pedoman program. Evaluasi difokuskan pada kualifikasi pendidikan, sertifikasi, pelatihan, keterampilan, serta kecocokan peserta dengan lowongan yang diajukan satuan kerja.
Dalam arahannya, Dwi Hartono menegaskan bahwa proses seleksi harus menjunjung profesionalitas, akurasi, dan mengedepankan kebutuhan satuan kerja tanpa mengabaikan kompetensi peserta. Ia juga menyampaikan agar tim seleksi memanfaatkan fitur MagangHub secara optimal sebagai dasar pengambilan keputusan. Pemilihan peserta yang tepat dianggap penting untuk mendukung kinerja LPKA dalam penyelenggaraan program pemagangan yang produktif.
Program MagangHub Kemnaker 2025 sendiri merupakan upaya pemerintah memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Pelaksanaan pemagangan yang akan dimulai pada 24 November 2025 hingga 23 Mei 2026 ini diharapkan memberi pengalaman kerja nyata bagi lulusan baru, serta memperluas kontribusi LPKA Martapura dalam pengembangan SDM muda Indonesia.
