Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun kembali menyelenggarakan ibadah rutin bagi Warga Binaan Kristiani dengan penuh khidmat, Jumat (3/10). Kegiatan yang berlangsung di Gereja Lapas tersebut mengusung tema “Kemenangan Bersama” dan dipimpin langsung oleh seorang pendeta dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun.
Ibadah rutin ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang diadakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Lapas I Madiun berkomitmen memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperdalam iman, menemukan ketenangan batin, sekaligus memotivasi mereka agar mampu menjalani masa pidana dengan penuh pengharapan.
Dalam khotbahnya, pendeta Kemenag Kota Madiun David Setiawan menyampaikan pesan rohani tentang arti kemenangan sejati dalam kehidupan. “Kemenangan tidak diukur dari bebasnya kita dari tembok penjara, tetapi ketika hati kita mampu berdamai dengan masa lalu, meninggalkan kebiasaan buruk, dan hidup dalam kasih Tuhan. Itulah kemenangan yang sesungguhnya,” ungkapnya di hadapan para warga binaan.
Kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan doa bersama, pujian, pembacaan firman, hingga pesan motivasi. Para warga binaan tampak mengikuti dengan penuh antusias. Salah satu peserta ibadah LC, mengaku merasakan penguatan dari kegiatan ini. “Ibadah membuat saya lebih tenang dan yakin masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Saya percaya Tuhan memberi saya kekuatan untuk bangkit,” ujarnya.
Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menegaskan pentingnya pembinaan spiritual sebagai salah satu pilar dalam proses pemasyarakatan. “Kami memastikan setiap warga binaan mendapat hak beribadah dan pembinaan rohani sesuai keyakinannya. Melalui kegiatan ini, kami berharap mereka siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Ibadah rutin ini menjadi bukti nyata sinergi antara Lapas I Madiun dan Kemenag Kota Madiun dalam mendukung pembinaan keagamaan warga binaan, sehingga tercipta suasana pembinaan yang humanis dan penuh makna.
- Lapas Madiun
