Wartanesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun melaksanakan kegiatan apel pagi warga binaan pada Senin (29/09) di lapangan dalam Lapas. Kegiatan rutin yang digelar setiap awal pekan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Madiun, dan diikuti oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terdiri dari tamping, pekerja, WBP integrasi, anggota Pramuka, serta santri Pondok Pesantren Hasatus Salam.
Dalam arahannya, Kalapas I Madiun Andi Wijaya Rivai menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh warga binaan untuk terus menyiapkan diri agar kelak mampu kembali menjalankan peran penting di tengah keluarga setelah bebas. “Siapkan diri untuk kembali menjadi peran di tengah keluarga. Keluarga adalah lingkungan pertama dan utama yang membutuhkan kehadiran Anda dengan kondisi lebih baik, lebih matang, dan lebih bertanggung jawab,” tegasnya.
Kegiatan apel pagi ini menjadi sarana penguatan disiplin, kebersamaan, serta wadah pembinaan mental bagi warga binaan. Selain penyampaian arahan, apel juga digunakan untuk mengecek kehadiran dan kesiapan para tamping maupun pekerja yang bertugas membantu kelancaran kegiatan di dalam Lapas.
Salah satu warga binaan HA, mengaku termotivasi dengan pesan yang disampaikan Kalapas. “Kami merasa lebih bersemangat ketika diingatkan untuk mempersiapkan diri kembali ke keluarga. Saya pribadi ingin membuktikan bahwa bisa berubah menjadi lebih baik dan bermanfaat bagi anak serta istri saya,” ungkapnya.
Apel pagi setiap Senin di Lapas I Madiun bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari program pembinaan berkelanjutan yang menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan motivasi positif. Dengan adanya apel rutin ini, diharapkan warga binaan dapat lebih siap menjalani masa pidana, memanfaatkan program pembinaan, dan pada akhirnya mampu menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.
- Lapas Madiun
