Semarang, Info_PAS - Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusakambangan mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi atas Kepatuhan Pelaporan LHKAN melalui aplikasi CARAKA, Pencatatan Hukuman Disiplin, serta Pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI), Kamis (28/8).
t
Acara ini digelar di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah dan diikuti pula oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Jawa Tengah serta UPT Pemasyarakatan di bawah Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Ika Yusanti, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menegaskan pentingnya sinergi antar-unit kerja dalam memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas.
"Pelaporan melalui CARAKA, pencatatan hukuman disiplin, dan pelaksanaan SPI merupakan instrumen penting dalam menjaga akuntabilitas kinerja, memperkuat budaya integritas, sekaligus meningkatkan nilai Reformasi Birokrasi. Saya berharap seluruh satuan kerja di Jawa Tengah dapat memanfaatkan momentum ini untuk memperbaiki kekurangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam membangun institusi yang berintegritas," ujar Ika Yusanti.
Sementara itu, paparan terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) menekankan bahwa survei ini menjadi instrumen strategis dalam mengukur tingkat integritas satuan kerja. SPI 2025 akan melibatkan berbagai UPT Pemasyarakatan di Jawa Tengah, antara lain Lapas, Rutan, dan Bapas yang tersebar di beberapa wilayah. Data SPI yang akurat akan sangat berpengaruh terhadap nilai Reformasi Birokrasi (RB) Kementerian, sehingga keterlibatan aktif satuan kerja dalam pengisian survei menjadi hal yang mutlak.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Batu Nusakambangan, Irfan menyatakan dukungan kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat Reformasi Birokrasi dan membangun budaya integritas di lingkungan Pemasyarakatan.
"Kami berkomitmen penuh memastikan pelaporan berjalan sesuai ketentuan dan meningkatkan pelayanan publik yang bersih, akuntabel, dan berkualitas," ujar Irfan.
