Wartanesia – LPKA Kelas I Martapura kembali menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) pada Senin (07/07), dengan agenda khusus usulan remisi dalam rangka Hari Anak Nasional Tahun 2025.
Sidang ini dihadiri oleh Wali Anak, Komandan Jaga, dan seluruh tim TPP yang melakukan analisa perilaku anak binaan secara menyeluruh.
Kepala LPKA, Dwi Hartono, mengatakan bahwa pemberian remisi adalah salah satu cara untuk menghormati perjuangan anak dalam memperbaiki diri. “Kita semua tahu bahwa anak memiliki kapasitas untuk belajar dan berubah,” ungkapnya.
Beliau menambahkan bahwa program pembinaan yang dijalankan sejauh ini telah memberi hasil positif. “Melalui remisi ini, kami ingin mereka merasa dihargai dan semakin termotivasi,” tambahnya.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen LPKA dalam menjadikan pembinaan sebagai jembatan untuk kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak binaan.
- LPKA Martapura
.jpeg)